Connect With Us

Kerja Sama Pembuangan Sampah ke Pandeglang Batal, Pemkot Tangsel Berencana Bangun MRF

Yanto | Jumat, 12 September 2025 | 07:10

Sekda Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo usia rapat pembahasan pembuangan sampah dengan DPRD Kota Tangsel, Kamis 11 September 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo mengakui bahwa kerja sama dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol, Kabupaten Pandeglang, Banten, secara resmi telah dibatalkan.

Meskipun begitu, saat ini proses administrasi formal pembatalan masih berlangsung. 

Kondisi ini menempatkan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam situasi yang menantang, khususnya terkait penanganan sampah di TPA Cipeucang yang kian mendesak.

“Kita memang sudah menerima pembatalan kerja sama dari pihak Bangkonol, namun secara administratif masih dalam proses. Di sisi lain, kebutuhan akan solusi penanganan sampah tidak bisa menunggu,” ujar Bambang saat ditemui di DPRD Kota Tangsel, Kamis 11 September 2025.

Sebagai respons atas situasi ini, Pemkot Tangsel sedang mengkaji berbagai alternatif strategis, mulai dari peningkatan kapasitas pengelolaan di TPA Cipeucang, pemanfaatan teknologi pengolahan sampah ramah lingkungan, hingga membuka peluang kerja sama baru dengan pihak ketiga.

“Kami tidak tinggal diam. Kami berupaya mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah yang ada," jelas Bambang.

Saat ini, semua opsi sedang dipertimbangkan, salah satunya dengan membangun material recovery facility (MRF).

"MRF merupakan fasilitas daur ulang yang menggabungkan teknik pengolahan seperti pemilahan, 3R (reduce, reuse, recycle), dan komposting," terang Bambang. 

Kondisi TPA Cipeucang sendiri saat ini sudah mengalami kelebihan kapasitas. Volume sampah harian Kota Tangsel yang mencapai ratusan ton per hari membutuhkan penanganan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

"Nanti kita akan mempolakan sistem MRF untuk sementara ini, yang harapannya bisa memberikan nafas cukup panjang kepada TPA Cipucang, apalagi Pemkot saat ini masih dalam pengawasan KLHK, harus sesuai standar yang sudah ditentukan," ungkapnya.

Pembatalan kerja sama dengan TPA Bangkonol tentu menjadi tantangan tersendiri, namun juga menjadi momentum untuk mempercepat inovasi dalam pengelolaan sampah di daerah.

Pemkot berharap dukungan dari seluruh masyarakat dalam menghadapi persoalan ini, termasuk dalam upaya mengurangi sampah dari sumbernya, mendaur ulang, serta menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan.

"Tentunya kita harapkan, kepada masyarakat, apa yang saat ini tersedia, ya fasilitas-fasilitas, pengolahan pengurangan kalau TPS3R dan Bank Sampah itu larinya ke pengurangan, itu betul-betul diaktifasi oleh masyarakat," tutupnya.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

KAB. TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Jumat, 6 November 2026 | 21:19

Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill