Connect With Us

Tak Ingin Ada Gesekan, Pemkot Tangsel Hati-hati Relokasi Pedagang Pasar Serpong

Yanto | Sabtu, 13 September 2025 | 14:23

Kondisi Pasar Serpong, Kota Tangsel. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) tengah mematangkan rencana relokasi pedagang Pasar Serpong sebagai bagian dari upaya penataan kawasan pasar.

Hal ini tak hanya sebagai upaya gaar pasar lebih tertib dan modern, tapi juga mampu menampung seluruh pedagang, termasuk pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di bahu jalan.

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan saat ini pihak Perseroda PITS tengah mengumpulkan data pemilik kios dan los yang ada di dalam pasar. 

Rencana ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi kepadatan dan semrawutnya kondisi pasar yang kerap dikeluhkan warga maupun pembeli.

Dalam skema relokasi tersebut, Pemkot memastikan bahwa tidak ada pedagang yang dirugikan

"Perseroda PTIS lagi mengumpulkan pemilik-pemilik kios dan los, tapi Insyaallah untuk pedagang kaki lima kemarin lurah juga sudah komunikasi gitu ya. Insyaallah bisa untuk mereka direlokasi kedalam," ujar Pilar Saga Ichsan, Jumat 12 September 2025.

Menurutnya, lokasi relokasi telah dipersiapkan dengan fasilitas yang lebih memadai, seperti sistem drainase yang baik, tempat parkir luas, dan keamanan yang ditingkatkan.

Ia menekankan perlunya langkah hati-hati karena relokasi pedagang merupakan isu yang sensitif.

"Tapi karena memang harus pelan-pelan kemarin juga ya kita lihat ada situasi yang tidak kondusif di nasional, ya kita juga menunggu supaya semuanya reda dulu, kepala dingin semuanya. Nah ini karena relokasi pedagang itu kan sensitif ya, harus benar-benar penuh kesadaran bersama-sama," ujarnya.

Relokasi ini juga akan dibarengi dengan proses digitalisasi pasar dan pelatihan bagi pedagang dalam mengelola usahanya secara modern.

"Nah ini kalau kondisinya sudah oke, sudah reda, sambil dari perseroda pits sudah fiks nih semua kios dan los nya bisa menampung pedagang, baru kita mulai kita lakukan relokasi," ujarnya.

Langkah ini mendapat respons beragam dari para pedagang. Sebagian besar menyambut positif, meski ada pula yang masih menunggu kejelasan detail pelaksanaan relokasi.

"Tapi ya saya berharap si secepatnya lah," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa komunikasi terus dilakukan bersama lurah dan camat. Prinsip humanis akan dikedepankan dalam penataan Pasar Serpong agar pedagang merasa nyaman dengan relokasi tersebut.

"Lurah, camat susah komunikasi. Jadi kita mengedepankan sisi humanisme, kemarin juga banyak pedagang yang berharap bisa diikut di relokasi dan kita pastikan setelah direlokasi ke dalam, di depan itu sudah tidak ada lagi pedagang," tutupnya.

SPORT
Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:49

Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.

KAB. TANGERANG
Polisi Perketat Penjagaan Pasca Pencurian Kabel KRL di Stasiun Daru Tangerang

Polisi Perketat Penjagaan Pasca Pencurian Kabel KRL di Stasiun Daru Tangerang

Jumat, 8 Mei 2026 | 23:51

Petugas kepolisian berencana melakukan pengetatan penjagaan di Stasiun Daru, Kabupaten Tangerang pasca kasus pencurian kabel counting head, pada Jumat 8 Mei 2026.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill