Connect With Us

Polisi Pastikan Ledakan di Gedung Farmasi Pondok Aren Bukan Bom, 9 Saksi Diperiksa

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 Oktober 2025 | 12:16

Ledakan terjadi di sebuah gedung farmasi di Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Rabu 8 Oktober 2025, malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan ledakan yang terjadi di gedung farmasi milik PT Nucleus, Pondok Aren, bukan terkait bom atau bahan peledak. 

Kapolres Tangsel AKBP Victor D. H. Inkiwirang menjelaskan ledakan tersebut terjadi pada Rabu 8 Oktober 2025, pukul 20.30 WIB. Gegana Jibom Polda Metro Jaya telah turun melakukan pemeriksaan dan sterilisasi terhadap tempat kejadian perkara.

"Hasilnya setelah kami melakukan pemeriksaan dan sterilisasi TKP tidak ditemukan adanya bom atau residu bahan peledak di tempat kejadian perkara," jelasnya, Kamis 9 Oktober 2025.

Victor mengungkap, PT Nucleus adalah perusahaan yang bergerak di bidang farmasi. Di dalam gedung tersebut terdapat kantor dan tempat produksi obat-obatan.

Ia merinci, gedung milik PT Nucleus terdiri dari 4,5 lantai. Dalam peristiwa ledakan ini, tidak ada korban jiwa maupun luka, meskipun bangunan samping gedung turut terdampak.

Menurutnya, hingga saat ini sudah dilakukan pemeriksaan kepada sembilan orang saksi. Kemudian, penyelidikan penyebab ledakan ini akan melibatkan ahli dari tim Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri.

"Kalau nanti hasil pemeriksaan dari Puslabfor Bareskrim Polri kita akan melakukan pemeriksaan, kita akan sampaikan," ungkap AKBP Victor.

KAB. TANGERANG
Seskab Teddy Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang, Siap Tambah 100 Unit Tahun Ini

Seskab Teddy Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang, Siap Tambah 100 Unit Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:05

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya meninjau Persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:49

Wakil Gubernur (Wagub) Banten A. Dimyati Natakusumah menilai bahwa potensi pariwisata yang dimiliki Banten sebenarnya memiliki keunggulan kompetitif, jika dibandingkan dengan destinasi populer lain seperti Bal

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill