Connect With Us

Gegara Pemotongan Dana Pusat, APBD Tangsel 2026 Turun Jadi Rp4,89 Triliun

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 20 November 2025 | 15:22

Pengesahan APBD 2026 Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) akhirnya menetapkan APBD 2026 sebesar 4,89 triliun.

Jumlah tersebut mengalami penurunan dari pengajuan awal sebesar Rp5,4 triliun akibat adanya pemotongan dana transfer daerah dari pusat.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan bahwa proses pembahasan APBD berjalan alot lantaran adanya koreksi signifikan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Banten terhadap Dana Perimbangan.

Semula, rancangan awal APBD tahun anggaran 2026 dicanangkan sebesar Rp5,4 triliun. Namun, akibat koreksi kebijakan dari pusat dan provinsi, APBD Tangsel 2026 yang disepakati bersama hari ini berkurang sebesar Rp 510 miliar.

Dengan demikian, total APBD 2026 yang disahkan diperkirakan berada di angka Rp 4,89 triliun.

“APBD 2026 dibahas secara alot karena Rp510 miliar dana perimbangan dari pemerintah pusat dan provinsi itu mengkoreksi rancangan awal di KUA PPAS. Tapi alhamdulillah dengan pembahasan yang komprehensif dan hari ini menggembirakan sudah diselesaikan,” ungkap Benyamin Davnie usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Tangsel, Rabu 19 November 2025.

 

Belanja Daerah Disesuaikan, Tunjangan Pegawai Dipotong

Benyamin menjelaskan pengurangan anggaran sebesar Rp 510 miliar terpaksa dilakukan dengan menyesuaikan pos-pos belanja daerah.

Ia menegaskan, pilihan Pemkot Tangsel hanya mengurangi belanja daerah, karena pendapatan tidak dapat dikurangi.

Sejumlah pos anggaran pun menjadi target pemotongan dan penyesuaian signifikan seperti penundaan gaji pegawai selama dua bulan, pengurangan atau pemotongan tambahan penghasilan (Tunjangan Prestasi Pegawai), pemotongan anggaran perjalanan dinas dan belanja makan minum serta pengurangan anggaran untuk kegiatan seremonial.

"Banyak yang dikurangi sehingga terkoreksi Rp510 miliar," jelas Benyamin.

 

Harapan Percepatan Belanja di Awal 2026

Meskipun menghadapi penyesuaian yang sulit, Benyamin Davnie berharap penetapan APBD 2026 ini dapat mempercepat proses belanja daerah pada awal tahun.

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan Pemkot Tangsel adalah mempercepat penyusunan dan pengesahan Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) serta instrumen-instrumen pendukung lainnya.

“Sehingga nanti operasional APBD 2026 ini bisa kita gunakan lebih cepat,” harap Benyamin, agar pembangunan dan pelayanan publik di Tangsel dapat segera berjalan efektif di tahun anggaran baru.

TEKNO
Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:16

Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.

WISATA
Petals Urban Market Tempat Joging Lengkap dengan Kuliner di Tangerang 

Petals Urban Market Tempat Joging Lengkap dengan Kuliner di Tangerang 

Minggu, 10 Mei 2026 | 15:15

Warga Tangerang kini punya pilihan baru untuk menghabiskan akhir pekan. Petals Urban Market di kawasan Paramount Petals menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk jogging pagi sekaligus menikmati beragam hiburan dan kuliner keluarga.

TOKOH
Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Sabtu, 9 Mei 2026 | 21:21

ASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill