Connect With Us

Polri Buka Posko Pengiriman Bantuan Bencana Sumatera di Bandara Pondok Cabe Tangsel, Ini Nomor Kontaknya

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 5 Desember 2025 | 22:45

Pendiri Malaka Project Ferry Irwandi bersama rekan-rekan mengirim bantuan bencana di Sumatra berangkat lewat Bandara Mako Poludara Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangsel. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Polri bergerak cepat merespons bencana alam yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Untuk menjamin kecepatan dan ketepatan penyaluran bantuan dari masyarakat, Polri telah membuka posko bencana terpusat, dengan fokus logistik yang strategis di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan bahwa Mako Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara) di Pondok Cabe, Kota Tangsel, kini difungsikan sebagai Posko Pengiriman Bantuan Polri secara terpusat.

Lokasi ini memudahkan pengiriman bantuan secara cepat ke wilayah terdampak menggunakan moda transportasi udara.

"Posko ini sebagai wadah untuk menghimpun dan menyalurkan bantuan dari masyarakat kepada korban terdampak bencana alam," ujarya, Jumat 5 Desember 2025.

Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dapat menghubungi call center 0812-9842-0098 atau langsung mendatangi Posko Pengiriman Bantuan Polri di Mako Ditpoludara Pondok Cabe melalui kontak 0811-3864-906.

Selain posko terpusat di Banten, Polri juga telah memperkuat langkah penanganan bencana di daerah terdampak dengan mengaktifkan posko logistik di titik-titik vital.

Di Aceh ada dua posko utama yakni Polda Aceh dan Posko Terpadu BNPB di Lanud Banda Aceh, Sumatera Barat satu posko logistik di Polda Sumbar, serta Sumatera Utara tiga posko di Polda Sumut, Kualanamu, dan Silangit.

Komjen Pol Dedi menegaskan keberadaan posko-posko ini memastikan distribusi bantuan, koordinasi lintas instansi, dan respon cepat berjalan efektif.

“Fokus kami adalah kecepatan, ketepatan, dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan tanpa hambatan. Polri hadir untuk memberikan perlindungan dan dukungan maksimal bagi warga yang terdampak,” tegasnya.

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill