Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta
Jumat, 25 September 2026 | 22:29
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Upaya mediasi yang dilakukan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dalam kasus dugaan ucapan tidak menyenangkan oleh seorang guru SD berakhir gagal.
Meski sang guru telah menyampaikan permohonan maaf, pihak orang tua murid memilih untuk tetap melanjutkan proses hukum.
Kasus ini menyeret nama Christiana Budiyati, seorang guru SD yang dilaporkan ke polisi setelah dituding melontarkan pernyataan "kurang ajar" kepada muridnya.
Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo menyatakan bahwa mediasi yang digelar Rabu 28 Januari 2026, mengedepankan kepentingan anak. Namun, kesimpulannya pelapor tetap ini proses hukum berjalan.
"Untuk saat ini pelapor memutuskan untuk tetap melanjutkan laporan polisi yang sudah dilaporkan di Polres Tangsel," jelas AKBP Boy dalam keterangan tertulis, Kamis 29 Januari 2026.
Kapolres menuturkan, terlapor sendiri sudah meminta maaf kepada orang tua dan muridnya. Dalam mediasi guru tersebut memastikan niatnya memberikan nasihat kepada murid demi kebaikan semata.
"Terlapor meminta maaf kepada anak dan orang tua apabila membuat sedih, kecewa atas perbuatan dan perkataan Bu Budi selama ini, tapi niatannya untuk kebaikan anak," ujarnya.
Pihak pelapor, ujarnya, tetap melanjutkan proses hukum ini dan akan menggunakan hak jawab kepada media.
"Namun, pelapor menyampaikan masih membuka ruang mediasi/Restorative Justice masih terbuka di kemudian hari," ungkap Kapolres.
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TODAY TAGDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang mendesak pihak eksekutif untuk segera menutup sementara saluran pembuangan air di Kawasan Industri Milenium.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews