Connect With Us

Empat di Tangsel, Indomaret 24 Jam Dirampok Lagi

| Selasa, 29 Mei 2012 | 12:51

CCTV. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Aksi perampokan minimarket di wilayah Tangsel kembali terjadi.  Peristiwa itu terjadi pada  Selasa (29/05/2012) sekitar pukul  03.30 WIB,  di minimarket Indomaret 24 jam , yang terletak di Jalan Aria Putra, Gang Swadaya No.65 RT09/10 Kedaung, Pamulang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku berjumlah sekitar empat orang dengan salah satu tersangka menggunakan senjata api jenis FN.  Pelaku datang ke lokasi dengan menggunakan kendaraan roda empat, yakni Toyota Avanza. Dua orang karyawan Indomaret itu, yakni Aru dan Fahrudin diikat dengan tali sepatu. Peristiwa ini jelas seperti perampokan tiga kali yang terjadi di Serpong secara berturut-turut lalu, dengan pelaku menamai kelompok mereka Pitam Kuning. 



" Sebelumnya masuk empat orang pelaku dan langsung menodongkan senjata api pada saya, lalu saya dipukul sampai pingsan, tau-tau saya sudah diikat dengan tali sepatu," kata Aru, salah seorang karyawan toko yang menjadi korban.


Pelaku dalam aksinya berhasil merampok uang tunai Rp17 juta. Sedangkan barang-barang berharga lain yang berhasil dibawa pelaku adalah susu, rokok, 1 set msn DVR CCTV, dan handpone korban. 

Aksi perampokan dengan menggunakan senjata api dan juga tali sepatu untuk mengikat korbannya ini, sangat mirip dengan modus yang kerap dilakukan komplotan Pitam Kuning yang akhir-akhir ini meresahkan Tangerang.

Sebelumnya Polres Metro Kabupaten Tangerang sudah menangkap 2 orang yang masuk dalam jaringan pitam kuning di Serpong dan Pasar Kemis, akan tetapi selang beberapa hari usai penangkapan, komplotan pitam kuning kembali beraksi dikawasan Serpong, Alam. Sutera dan hingga saat ini belum berhasil diungkap pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hermawan membenarkan peristiwa tersebut. Ditanya soal apakah pelaku merupakan jaringan Pitam Kuning. Dirinya mengaku, belum bisa memastikan. “Kejahatan satu,  bisa saja ditiru oleh pelaku lain. Kami belum bisa pastikan meski modusnya sama. Kami baru bisa pastikan setelah nanti mereka tertangkap,” katanya. (DRA)

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

KAB. TANGERANG
Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:58

Kasus pembunuhan bos jamu bernama Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, telah diputus majelis hakim di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026.

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill