Connect With Us

Jelang Idul Adha, Harga Sembako Turun

| Rabu, 17 Oktober 2012 | 16:00

Pasar tradisional (tangerangnews / dira)


TANGERANG
-Menjelang  hari Raya Idul Adha sejumlah harga sembako di Tangerang tidak mengalami kenaikan.  Bahkan,  harga sejumlah sembako cenderung turun.
 
Berdasarkan pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, dari 39 item sembako, 14 diantaranya item mengalami penurunan harga. Kepala Seksi  Pengelolaan Data dan Analisa Pasar Disperindag,  Edwin Qodrianto menjelaskan, umumnya lebih banyak yang stabil. "Hanya tiga item yang mengalami kenaikan harga," kata Edwin.
   
Empat belas item sembako mengalami penurunan pada kisaran Rp150 - Rp3750 dari harga pekan sebelumnya. Penurunan terendah gula pasir dalam negeri yang hanya turun Rp250 per kilogramnya, yakni dari harga Rp13000 - Rp12.875 per kilogram.
    Sedangkan, penurunan harga tertinggi terjadi pada ikan asin teri medan. Pekan lalu, harga ikan hasil fermentasi garam ini sebesar Rp72.500  perkilogram. Pekan ini turun pada angka Rp68.750 per kilogramnya. "Penurunan ikan asin ini mungkin karena permintaan yang kurang. Biasanya, ikan asin mahal ketika hujan. Tapi, karena pasarnya kurang, harganya turun drastis," kata Edwin.
   
Selain dua barang tersebut, jenis sembako lain mengalami penurunan yang tidak signifikan. Seperti, daging ayam boiler turun sebesar Rp1.000, daging sapi turun Rp500, bawang putih turun Rp1.000 dan kacang kedelai lokal turun Rp250 per kilogramnya.
    "Namun, ada tiga jenis sembako yang mengalami kenaikan, yaitu terjadi pada, telur naik Rp1.000, susu bubuk naik Rp120, dan garam beryodium halus Rp250 per bungkus," terangnya.
    Edwin memaparkan, perayaan Idul Adha memang tidak pernah membuat harga sembako melambung. Kecenderungan harga justru sebaliknya. Sejumlah harga, turun secara signifikan. Khususnya, untuk harga daging sapi.
 
"Biasanya, seminggu setelah Idul Adha, harga daging sapi masih turun. Karena masyarakat banyak yang tidak membeli daging sapi pada saat itu," jelasnya.
    Selain itu, kata Edwin menjelang Idul Adha ini juga sudah terbukti sejumlah sembako mengalami penurunan. Sejumlah sembako lain juga cenderung stabil. Gaya hidup masyarakat, kata Edwin, juga memengaruhi kenaikan harga.
  
  Biasanya, jelang Idul Fitri atau puasa warga berbondong-bondong membeli sembako.
"Kalau Idul Adha, tidak demikian. Warga tidak pernah ada serentak membeli sembako bersamaan," katanya.
    Ketua Pedagang Pasar Serpong Edi membenarkan, menjelang Idul Adha tahun ini tidak terjadi peningkatan signifikan. Berbeda ketika menjelang Idul Fitri. "Biasa saja, setelah Lebaran (Idul Fitri), masih seperti biasa," katanya.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill