Connect With Us

PT KAI Respons Usulan Penambahan Waktu KRL ke Tangsel

| Minggu, 21 Oktober 2012 | 12:41

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat naik kereta api ekonomi di Sudimara-Rawa Buntu. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Guna memudahkan warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang menggunakan moda transportasi Kereta Api,  Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany telah mengajukan penambahan waktu operasinal kereta api kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI).
 
Usulan tersebut langsung mendapat respons baik dari PT KAI, bahkan PT KAI berjanji akan menambah  kereta rel listrik (KRL) untuk jalur Stasiun Duri-Stasiun Rawa Buntu Serpong setiap hari kerja sampai pukul 24.00 WIB.
 
"Alhamdulilah, akhirnya usulan kami kepada PT KAI disetujui.  Dalam waktu dekat PT KAI akan menambah KRL untuk jalur Jakarta -Serpong setiap hari kerja sampai pukul 24.00 WIB, yaitu dua  tambahan,  ada yang sampai pukul 22.00 ada yang sampai pukul 24.00 WIB," ujar Airin, Sabtu (20/10).

Airin mengatakan, dirinya bersama Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah telah bertemu dengan  Dirut  PT KAI.  Wali Kota Tangsel ini menjelaskan bahwa upaya yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel itu  semata-mata bertujuan untuk mewujudkan komitmen Pemkot Tangsel dalam meningkatkan pelayanan publik,  khususnya bidang transportasi massal.
 
Dirinya berharap,  bahwa upaya ini akan memberikan kemudahan kepada masyarakat Tangsel dalam melakukan aktifitas bekerja dan selain itu juga untuk pengembangan sektor perdagangan dan jasa di Kota Tangsel.”Bahkan termasuk upaya kita mengkampanyekan agar moda transportasi kereta api ini terus bertambah seriring dengan revitalisasi stasiun yang ada. 
 
Meski belum signifikan, jika terus menerus kami yakin akan mengurai kemacetan,” kata Airin.  Bahkan ditahun mendatang, menurut Airin PT KAI telah mempersiapkan Kereta Api dengan gerbong khusus wanita.
 
 “Ya benar, itu pun sudah dipersiapkan oleh PT KAI untuk sampai ke Tangsel, rencananya tahun depan,” ujar Airin. 
 
Kabar gembira tersebut pun disambut oleh pengguna moda transportasi KA yang berasal dari Kota Tangsel.  Ditemui di Stasiun Sudimara, Jombang, Ciputat Didi Syafei mengatakan, jika memang informasi tersebut benar, dirinya akan sangat terbantu.  
Sebab, kata dia, pekerjaannya sebagai petugas keamanan di sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di wilayah Sudirman, Jakarta membuat dirinya harus pulang malam.
 
 “Kan saya ini kerjanya berganti waktu, minggu ini saya dapat pagi, minggu depan berbeda lagi. Nah, kalau mendapat giliran waktu pulang malam, sudah tak ada kereta biasanya saya naik motor.  Tetapi kalau ada kereta sampai malam, pasti saya pilih naik kereta,” terang warga Gunung Mas, Jombang, Ciputat, Kota Tangsel itu. 
 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:41

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar program pelatihan keterampilan digital bagi kalangan pemuda masjid.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill