Connect With Us

Wah, Bekasi & Depok Juga Usulkan KA Tengah Malam

| Selasa, 23 Oktober 2012 | 08:43

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat naik kereta api ekonomi di Sudimara-Rawa Buntu. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Jadwal operasional Kereta Rel Listrik (KRL) hingga tengah malam diyakini akan memperlancar aktivitas warga. Selain Jakarta-Serpong, KRL rute lain pun diharapkan bisa beroperasi hingga tengah malam.  

Wali Kota Bekasi Rachmat Effendi menyebutkan, pihaknya segera melakukan hal yang sama dengan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dengan menyurati PT KAI, untuk meminta penambahan jam operasional KRL hingga pukul 24.00 WIB sama seperti di Kota Tangsel.
Pasalnya, warga Bekasi juga sangat membutuhkan transportasi massal seperti ini hingga malam hari.

“Melihat penambahan jam operasional KRL di Tangsel, kami Bekasi juga akan mengusulkan hal yang sama. Dan, merumuskan perencanaannya. Kita akan surati PT KAI dalam waktu dekat ini,” ujar Wali Kota Bekasi.
 
Penambahan operasional di Bekasi, sangat beralasan sebab mobilisasi masyarakat Kota Bekasi dari dan ke Jakarta sangat tinggi. Apalagi, sebagian warga Bekasi bekerja di Jakarta dan membutuhkan transportasi ini.
  
Sebelumnya, PT KAI menyatakan berencana pada November mendatang akan menambah jadwal KRL jurusan Jakarta-Serpong hingga tengah malam. Ini merupakan respons dari usulan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany yang mengajukan penambahan waktu operasional KRL dan sudah disetujui PT KAI.

Wali Kota Depok Nurhmahmudi Ismail bersikukuh menambah rangkaian KRL. Komunikasi tersebut sudah dilakukan sejak PT KAI dipimpin Ronny Wahyudi. Namun, hingga kini usulan tersebut belum terealisasi. Penambahan rangkaian tersebut untuk menghindari adanya penumpang yang tidak terangkut.

“Harusnya permintaan itu disetujui, karena warga Depok yang menggunakan KRL mencapai 54.809 orang perhari. Terserah jam penambahan kapan saja, yang penting ada penambahan rangkaian,” ujarnya, seraya mengakui warga Depok juga meminta adanya penambahan jam operasional KRL hingga tengah malam.

Manajer Komunikasi PT KAI, Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa mengatakan, jika permintan dari pengguna belum ada. Penambahan jam operasional tidak akan dilakukan. Namun, jika dari hasil penelitian dilapangan harus menambah jam operasional pihaknya tidak segan-segan melakukan hal tersebut.
 

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

KOTA TANGERANG
Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill