Connect With Us

Nenek dan Kakek di Tangsel dapat uang Jaminan Sosial

| Selasa, 4 Desember 2012 | 20:04

Ilustrasi. (tangerangnews / tangerangnews)

Reporter : Kun Athira
TANGSEL- Nenek-nenek dan Kakek-kakek sebanyak 81 orang di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat bantuan dari   Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tangsel melalui anggaran Kementerian Sosial, soal Jaminan Sosial Lanjut Usia (JSLU).
 
Pembagian tersebut dibagikan secara merata di tujuh Kecamatan yang ada di Kota Tangsel. Setiap lansia mendapatkan bantuan sebesar Rp 200 ribu per bulannya selama satu tahun yang diberikan bertahap. 

Kepala Seksi Rehabilitasi sosial anak telantar dan lanjut usia Teddy Darmani mengatakan, bantuan itu  merupakan pemberian tahap terakhir kepada 81 lansia di Tangsel dengan total keseluruhan angaran sebesar Rp194 juta.
 
"Sejalan dengan perkembangan masalah dan kebutuhan lanjut usia dipandang perlu adanya suatu upaya yang dapat memberikan perlindungan bagi mereka untuk dapat mewujudkan dan memelihara taraf kesejahteraan sosialnya. Upaya perlindungan ini dapat diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan program pelayanan dan jaminan sosial," bebernya. 

Teddy mengaku, mewujudkan dan memelihara taraf kesejahteraan ini dapat pula diartikan sebagai upaya memperpanjang usia harapan hidup, penghormatan dan penghargaan kepada lanjut usia agar dapat menikmati taraf hidup yang wajar.

"Pelayanan dan jaminan sosial bagi lanjut usia merupakan kebijakan pemerintah dalam rangka pemberian subsidi langsung tunai kepada lanjut usia tidak potensial yang dalam pelaksanaannya perlu mendapatkan perhatian khusus dan dukungan dari berbagai pihak baik di Pusat maupun Daerah," singkatnya.

Sementara, Sani ,97, warga RT 6/2 Kelurahan Muncul, mengatakan uang yang diterimanya sangat bermanfaat untuk hidupnya. “Alhamdulilah dikasih uang untuk biaya makan,”ungkapnya.

Serpisah, Guru Besar Ekonomi Kependudukan Universitas Indonesia Prof Dr Sri Moertiningsih Adioetomo memperkirakan, tahun 2050 nanti semakin banyak lansia yang jaminan sosial). Namun di sisi lain, akan semakin sedikit orang yang membayar pajak.

"Untuk itu, sejak dini seseorang harus mempersiapkan tetap produktif disesuikan dengan kemampuan fisiknya. Jangan sampai penduduk usia produktif tidak mempunyai pekerjaan atau menganggur," papar Sri melalu sambungan telepon semalam.

Dikatakannya, saat ini Indonesia mendapat bonus demografi yang akan mencapai  puncaknya sekitar tahun 2020 hingga 2030. Bonus demografi adalah keadaan dimana jumlah penduduk produktif (15-64 tahun) lebih besar dibandingkan jumlah penduduk muda (dibawah 15 tahun) dan lanjut usia (65 tahun keatas).

"Pemerintah, swasta, masyarakat sudah harus mulai mempersiapkan diri agar mempunyai daya saing sehingga bisa memanfaatkan peluang yang ada di masa puncak bonus demografi itu," kata Sri.
 
 
BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill