Connect With Us

Oknum Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Pukul WN Arab Saudi

Denny Bagus Irawan | Rabu, 10 Agustus 2016 | 19:00

Abdul Aziz Mohammed (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

 

TANGERANGNews.com-Seorang petugas Imigrasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang memukul seorang WN Arab Saudi yang baru mendarat dari Madinah. Peristiwa itu terjadi Rabu (10/8/2016) sekitar pukul 14.10 WIB.

 

Korban bernama Abdul Aziz Mohammed ,21, adalah penumpang Saudi Airlines SV 822 yang mendarat di Terminal 2E. Informasi yang didapat, korban kala itu berserta tiga orang. Mereka mendarat sekitar pukul 11.30 WIB. Baca Juga : Imigrasi Bandara Soetta Jatuhi Hukuman ke Pegawai yang Pukul WN Arab

 

Saat akan melintasi stamp passport, korban mengaku menyamsikan petugas Imigrasi atas nama Aji menerima uang dari WN Arab Saudi yang lain. Abdul Aziz kemudian merekamnya dengan ponsel. Namun, Aji melihatnya. Aji kemudian meminta agar korban menghapus hasil rekaman tersebut. Tetapi, korban tidak mau menghapus.

Petugas Imigrasi membawa korban, dan tiga orang temannya ke office Imigrasi T2E Bandara Soekarno-Hatta untuk  melakukan penyelesaian masalah tersebut. Namun, korban tetap tidak mau menghapusnya, kemudian terjadi pemukulan.  Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada kening sebelah kiri.

 

Namun, Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Alif Suadi mengatakan,peristiwanya tidak seperti itu. Menurut dia, pemukulan terjadi karena ada kesalahan komunikasi antar keduanya. “Yang satu pakai bahasa Inggris, satunya pakai Arab. Kan enggak nyambung tuh,” ujarnya.

 

Dia juga membantah kalau anak buahnya itu menerima uang dari penumpang, sebab setelah diputar CCTV tidak ditemukan adanya penerimaan uang atau amplop. “Itu (WN Arab Saudi) berani sekali, mungkin karena anak muda. Mereka melawan aturan, kan tidak boleh mengambil gambar, itu ada spanduknya. Mereka tetap ambil gambar, sudah diperingati malah marah,” ujarnya.

 
Sampai jadi pemukulan, kata Suadi, karena ada salah arti dalam bahasa. “Tetapi memang pemuda Arab itu benar-benar berani di Negara orang ini,” katanya.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya ke Kedutaan Arab Saudi untuk Indonesia  guna penyelesaian lebih lanjut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Desak Pemilik Jaringan Utilitas Segera Benahi Kabel Semrawut di Periuk

Pemkot Tangerang Desak Pemilik Jaringan Utilitas Segera Benahi Kabel Semrawut di Periuk

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:42

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan memanggil para pemilik jaringan utilitas untuk membenahi kabel semrawut yang menjuntai di Jalan Prabu Kian Santang dan Jalan M Toha, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill