Connect With Us

Jam Pelajaran Agama Ditambah, Sekolah di Tangsel Antusias

| Selasa, 29 Januari 2013 | 16:59

Sekolah di Tangsel. (tangerangnews / danang)

 

TANGERANG –Kabar pada semester depan seluruh sekolah di Tangsel akan menambah jam mata Pelajaran Agama ditanggapi dengan antusias pihak sekolah yang ada di Tangsel.

Kepala Sekolah SDN IV Pamulang Barat Samlan mengatakan, program pemambahan jam mata pelajaran yang tadinya dua jam menjadi empat jam sebenarnya sudah dilakukan jauh-jauh hari di sekolahnya.
 
 Karenanya dia mengaku sangat mendukung apa yang menjadi aturan dari dinas. Apalagi, hal itu menurut dia sesuai dengan moto Tangerang Selatan yang Religius.  ‘’Ini jelas bagus buat anak didik. Salah satu program kita adalah baca tulis Al-quran untuk mengasah pemahaman agama siswa,’’ ujarnya, Selasa (29/01).

Guru Pelajaran Agama SDN IV Pamulang Barat Ely mengatakan, penambahan pelajaran agama dalam kurikulum membuat siswa lebih mengenal Islam. Banyak anak zaman sekarang yang sudah jauh dari agama, mereka fokus di game online yang sedang marak.

‘’Setidaknya ada yang menghandle perilaku mereka,’’

Ely menambahkan, banyak kesulitan ketika mengembangkan paham keagamaan siswa, karena tingkat pemahaman siswa yang berbeda-beda.
Jadi untuk saat ini dibutuhkan penyesuaian melalui kurikulum, mana saja siswa yang membutuhkan tambahan pelajaran agama.

Menurut Ely, Pihak SDN IV Pamulang Barat akan menambah pelajaran agama melalui les yang diberikan seusai jam sekolah. Karena beberapa siswa Kelas IV SDN IV Pamulang Barat, belum lancar menulis huruf Arab dan membaca Al-quran. Pengadaan jam belajar tersebut diharapkan bisa membantu siswa yang
ketinggalan dalam hal pemahaman.

‘’Cuma masalah kita ada di kelasnya yang kurang, yang memungkinkan kita bisa memakai di Sore hari, karena Siang di pakai oleh siswa juga,’’ ujar Ely

Kekurangan kelas masih menjadi masalah utama pengembangan pemahaman lebih lanjut masalah agama. Samlan menjelaskan, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan sudah datang, dan merencanakan akan membangun kelas lebih banyak. ‘’Kita harapkan pembangunan ini bisa selesai, karena masih menunggu pembangunan SMP Pamulang,’’ ujarnya

Salah Satu orang tua Siswa SDN IV Pamulang Mina ,32, mengatakan, penambahan mata pelajaran agama ini sangat berguna untuk menjaga perilaku anak. Anak bisa lebih menghormati orang tua dan mengerti tentang aqidah keagamaan. ‘’Sekarang kan banyak anak yang main internet, susah disuruh solat,’’ ujarnya.

Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Tangerang Selatan Sugeng Santoso mengatakan, belum mendapat kabar dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, tapi pada prinsipnya dia sangat mendukung.
 
Karena melihat dibutuhkannya pemahaman agama bagi siswa. ‘’Selain teori, diharapkan ada prakteknya juga,’’ ujarnya.(DRA)
BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

KOTA TANGERANG
Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.

KAB. TANGERANG
Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:40

Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang meminta kepada masyarakat pesisir Utara Kabupaten Tangerang untuk tidak mengkonsumsi maupun memperjualbelikan ikan hasil tangkapan dari laut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill