Connect With Us

Tujuh Wilayah di Tangsel Terendam Banjir

| Kamis, 14 Februari 2013 | 20:25

Ilustrasi banjir (Kompas / wisnu widiantoro)

TANGERANG-Akibat meluapnya kali Angke, sejumlah tanggul jebol dan merendam tujuh wilayah di Kota Tangsel, Kamis (14/2). Ketinggian air rata-rata mencapai 50 sentimeter.
 
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Uci Sanusi, karena luapan kali Angke, yang menjebol Kali Angke menyebabkan banjir merambah lebih luas di wilayah aliran kali itu. "Diantaranya Kayu Gede, Villa Mutiara, Jelupang, Vila Dago Tol, Ciater, Kemudian masuk lagi ke Graha Mas Raya, dan Villa Pamulang," ujarnya, Kamis (14/2).
 
Insiden banjir ini, disebabkan karena air kiriman dari Depok. Tingginya curah hujan di salah satu wilayah Jabar itu, membuat tumpahan air ke wilayah Tangsel cukup tinggi. Sehingga, kali tak lagi mampu menahan tumpahan air itu. "Semua banjir terjadi pada wilayah yang dilintasi kali itu," imbuhnya.
 
Karena banjir disebabkan air lintasan, rendaman air tak berlangsung lama. Menurut Uci, dari ketinggian air yang rata-rata mencapai 50 sentimeter itu hanya bertahan selama 12 jam. Selama itu pula, pihaknya bertahan di lokasi. "Pada saat tanggap darurat ini, kita menyiapkan peralatan evakuasi untuk masyarakat. Untuk penyebabnya, kita koordinasikan dengan instansi lain," jelasnya.
 
Pada insiden banjir kali ini, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie ikut blusukan. Dia terjun ke tiga lokasi banjir dan longsor di Wilayah Serpong, salah satunya Villa Mutiara Serpong. Di tempat itu, Bang Ben menginstruksikan kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol. Sebab, penyebab banjir di tempat itu tak hanya karena luapan air. "Saya perintahkan agar besok segera dilakukan penambalan tanggul," ujarnya.(DRA)

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

BANDARA
Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

KOTA TANGERANG
Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill