Connect With Us

Tangsel Kekurangan 7.000 Pegawai

| Jumat, 15 Maret 2013 | 08:44

Sekda Tangsel Dudung E Direja (tangerangnews / dens)

 
TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel benar-benar kekurangan pegawai di jajaran struktural pemerintahannya. Sebab, dari 5.000-an pegawai saat ini, hanya 1.800-an pegawai yang bisa diberdayakan di kantor-kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
 
Sedangkan sisanya bekerja di dinas pendidikan dan kesehatan yang berada di lapangan.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Dudung E Diredja mengatakan, saat ini Tangsel belum bisa memberikan pelayanan maksimal di pemerintahannya. Sebab, secara struktural, Tangsel masih sangat kekurangan pegawai. “Kami hanya punya 5.000 pegawai, itupun kebanyakan pekerja lapangan, sedangkan yang bekerja di kantor hanya 1.800-an orang saja,” jelas Dudung Kamis (14/3).
 
Menurut Dudung, idealnya dengan luas dan tingkat pelayanan yang sangat luas, Tangsel membutuhkan sedikitnya 11 ribu karyawan, dimana setengahnya bekerja sebagai staf teknis, dan sisanya bekerja sebagai staf struktural di kantor dinas, kecamatan dan kelurahan.
 
“Kalau saat ini kami akui pelayanan belum maksimal. Sebab, kami masih kekurangan staf di kantor-kantor kami,” imbuhnya.
 
Belum lagi, dampak kekurangan pegawai ini berimbas pada kinerja penggunaan anggaran. Dimana, Tangsel yang saat ini memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mencapai Rp1,7 triliun, tidak cukup pegawai untuk menggunakan anggaran yang sangat besar itu.
 
“Bayangkan saja 1.800 orang mengelola anggaran Rp1,7 trilun, pasti kerjaannya akan menumpuk. Wajar jika pembangunan juga tidak optimal,” imbuh Dudung.
 
Meskipun begitu, dengan kekurangan pegawai saat ini, pihaknya masih bisa bernafas lega karena staf, pejabat eselon IV, III dan II, di Kota Tangsel masih mau bekerja keras untuk mengelola anggaran dan program yang begitu banyak.
 
 “Kami harapan, tahun 2013 ini, Pemkot masih bisa menmbah jumlah pegawainya. Kami akan coba usulkan ke pusat, karena moratorium penerimaan CPNS sudah dihentikan,” tandasanya.
 
Ditanya berapa banyak kebutuhan pegawai yang akan diusulkan tersebut, Dudung mengatakan, setidak-tidaknya pihaknya ingin usulan maksimal, yakni sebanyak 7.000 pegawai yang bisa diusulkan. Namun, soal kuota, hal itu masih dinegosiasikan dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan juga Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemen-PAN).
 
 “Yang kami usulkan mencapai 7.000, tapi soal berapa yang diterima sedang kami negosiasikan,” singkatnya.
 
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel Firdaus mengatakan, pihaknya juga sudah mengirimkan surat pengajuan penerimaan CPNS kepada Kemen-PAN dan BKN.
 
Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah tahun ini akan dibuka lowongan CPNS di Tangsel, serta belum bisa memastikan berapa kuota yang dialokasikan untuk daerah termuda di Provinsi Banten tersebut. “Memang sudah kami usulkan, kami masih tunggu jawaban Pusat,” katanya. (KUN)
 
 
SPORT
Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:20

Persita Tangerang resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad terbarunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

KOTA TANGERANG
Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18

Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
1.524 Pelajar Kuliah Gratis, Program Berasiswa Tangerang Gemilang Diganjar Penghargaan

1.524 Pelajar Kuliah Gratis, Program Berasiswa Tangerang Gemilang Diganjar Penghargaan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:24

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meraih penghargaan atas komitmennya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing dan unggul melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill