Connect With Us

Pemkot Tangsel Perbaiki 167 Titik Rawan Banjir

| Minggu, 31 Maret 2013 | 18:54

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. (tangerangnews / dedi)

 
TANGSEL-Pemerintah Kota (Pemkot)  Tangsel telah melakukan perbaikan terhadap sejumlah saluran air di 167 titik lokasi yang biasa terjadi banjir. Jumlah tersebut memang belum seberapa dibandingkan dengan total titik banjir di Kota Tangsel yang mencapai 505 titik.
 
Penyebab banjir di Tangsel  diantaranya disebabkan buruknya perencanaan pengembangan perumahan serta masih belum optimalnya daya dukung fungsi saluran di Tangsel.
 
Wali Kota Tangsel Airin Rachmy Diani mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai perbaikan di 167 titik lokasi dan akan terus dilakukan normalisasi secara bertahap.
 
Untuk menanggulangi bencana tersebut, pemkot bersama Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Cianjur (Jabodetabekjur) rutin melakukan rapat kerja guna membahas sinkronisasi program dan penanganan banjir di wilayah perbatasan.
 
"Rapat kerja tersebut untuk membahas sinkronisasi program dan penanganan banjir di wilayah perbatasan," katanya
 
Airin pun mengharapkan, dengan adanya komitmen bersama, permasalahan tersebut bisa teratasi melalui koordinasi tiga provinsi tersebut.

"Kami menyadari koordinasi tiga provinsi ini sudah menjadi sarat mutlak untuk membenahi permasalahan yang ada, khususnya diwilayah perbatasan," ungkapnya.
 
Anggota DPRD menilai Pemkot Tangsel saat ini harus bergerak cepat, dengan tidak hanya melakukan perencanaan.
 “Harus segera dilakukan penanganannya. Jangan hanya menjadi agenda namun tidak dilaksanakan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Tangsel Siti Khodijah.
 
Menurut politisi PKS ini integrasi antara lembaga diTangsel harus semakin intensif dilakukan. Mengingat persoalan bencana tidak hanya milik domain satu lembaga, melainkan seluruh eleman. “Bila saling menunggu akan tidak baik. Yang ada nantinya malah menyalahkan,” katanya. (KWN)
 
NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KOTA TANGERANG
Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.

KAB. TANGERANG
Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:40

Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang meminta kepada masyarakat pesisir Utara Kabupaten Tangerang untuk tidak mengkonsumsi maupun memperjualbelikan ikan hasil tangkapan dari laut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill