Connect With Us

Awas, Virus Berbahaya Mengancam Smartphone Anda

EYD | Jumat, 6 November 2015 | 07:13

Virus jenis Malware telah terdeteksi. Jika virus ini masuk ke jaringan smartphone Anda, maka Anda harus membuang smartphone tersebut. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Malware atau virus android jenis anyar yang sangat berbahaya baru saja ditemukan perusahaan keamanan Lookout Security. Virus ini bisa membuat anda mau tak mau harus mengganti smartphone karena tak bisa dibasmi.

Virus jenis baru ini menyamarkan diri menyerupai aplikasi seperti Facebook, Twitter, hingga Snapchat dan menyebar di toko-toko aplikasi tak resmi. Yang bikin khawatir, virus tersebut bisa berfungsi layaknya tak terjadi apa-apa.

Padahal, aplikasi dari virus itu bisa membobol sistem keamanan OS Android (root OS Android secara otomatis). Namun, berbeda dengan aslinya, aplikasi tersebut akan menampilkan banyak iklan (adware).

Munculnya iklan secara otomatis ini sangat menguntungkan bagi hacker pembuat virus. Pasalnya, dalam setiap iklan dia akan mendapat uang dan akses ke OS Android bisa dimanfaatkan untuk mencuri data rahasia pemilik smartphone.

Parahnya, tak ada cara yang bisa digunakan untuk membasmi virus jenis ini. Adware akan masuk ke sistem operasi terdalam perangkat dan menginstal diri menjadi aplikasi sistem. Alhasil, virus itu mustahil untuk dihapus.

Perusahaan keamanan asal California itu menyarankan smartphone yang terjangkit untuk segera diganti karena tak ada cara lain untuk menghilangkan virus tersebut. Untuk menghindarinya, lebih baik mengunduh aplikasi dari Google Play Store.

Dilansir dari Daily Mail, virus ini sudah menyebar di lebih dari 20 ribu toko aplikasi populer yang tak resmi, diantaranya Shuanet, Kemoge, dan Shudun. Virus itu juga menyerang beberapa negara besar, seperti Amerika Serikat, Rusia, Brasil, serta Meksiko.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill