Connect With Us

Nanti, Android akan Melebihi Iphone

FER | Senin, 6 Juni 2016 | 13:55

Logo Android (istimewa / tangerangnews)

TANGERANGNews.com - Google bakal melakukan sejumlah perombakan pada sistem operasi Android. Tujuannya agar Android bisa setara atau melebihi iPhone soal keseragaman software, hardware, dan performa.

Bukan hal yang mengherankan jika Google ingin merombak Android. Pasalnya, selama ini sistem operasi milik raksasa mesin pencari itu mengalami masalah fragmentasi.

Fragmentasi yang dimaksud adalah "kebisingan" Android alias ketidakseragaman spesifikasi dan kinerja ponsel yang menggunakan sistem operasi Android.

Saat ini ada banyak sekali produsen serta produk yang memakai sistem operasi Android, namun masing-masing menunjukkan kinerja berbeda, dari rendah hingga tinggi. Penerapan Android versi terbaru pun terkendala karena fragmentasi.

Seperti diketahui, Apple menerapkan sistem tertutup untuk iOS. Peranti software dan hardware iPhone pun dijaga ketat oleh Apple, sehingga seragam pada setiap modelnya.

Saat ini belum diketahui modifikasi seperti apa yang akan dilakukan raksasa internet itu pada Android. Namun indikasi perubahan itu memang sudah ada.

Salah satunya adalah pernyataan CEO Google Sundar Pichai dalam Code Conferense beberapa waktu lalu yang tegas-tegas akan “melakukan lebih memikirkan” smartphone Nexus.

Google disebut bakal merombak segala ketentuan dalam proyek Nexus. Seperti diketahui, Nexus merupakan proyek kerja sama antara Google dengan vendor untuk menghasilkan contoh ponsel Android yang baik.

Nexus merupakan senjata raksasa mesin pencari itu dalam mengatasi masalah fragmentasi tersebut. Setidaknya, di antara ratusan ponsel Android dan spesifikasinya masing-masing, masih ada nama Nexus sebagai ponsel dengan jaminan kualitas langsung dari Google.

Selain itu kembalinya mantan pimpinan Motorola Rick Osterloh ke dalam jajaran bos raksasa mesin pencari itu memperkuat rencana perombakan ini.

Osterloh akan menjabat sebagai Senior Vice President di Google dan mengawasi segala hal mengenai hardware. Dia juga diminta untuk langsung melapor pada CEO Google Sundar Pichai.

Ada beberapa divisi hardware yang masuk dalam pengawasan Osterloh. Antara lain Nexus, Chromecast, laptop Chromebook, serta kacamata augmented reality Glass.

Pernyataan Pichai, keberadaan Osterloh, dan divisi khusus yang menangani hardware bisa menjadi petunjuk terhadap perubahan Android serta Nexus.

 

 

NASIONAL
Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:34

PT Pertamina (Persero) terus memantau kemungkinan pergeseran konsumen bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi ke BBM subsidi seiring lebarnya selisih harga antara Pertamax dan Pertalite.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill