Connect With Us

Canggih Kini Parkir Mobil Bisa Pakai Smartphone

FER | Rabu, 8 Juni 2016 | 09:40

Parkir Mobil Pakai Smartphone (Sumber Gamestation/Google / TangerangNews)

 

 

TANGERANGNews.com-Kecanggihan teknologi semakin memanjakan pengemudi mobil. Salah satunya dalam hal parkir mobil. Pengemudi cukup mengendalikan mobilnya untuk parkir lewat smartphone.

Kecanggihan teknologi tersebut dirancang oleh produsen otomotif Bosch. Fitur yang dinamakan home zone park assist tersebut tengah didemonstrasikan di Michigan, Amerika Serikat pada minggu lalu.

Beda dengan fitur yang telah diperkenalkan Tesla sebelumnya, Tesla Summon, parkir otomatis buatan Bosch ini bisa melakukan hingga 100 manuver parkir yang rumit.

Pada demonstrasi yang dilakukan, mobil dilengkapi dengan 12 sensor ultrasonik yang terdapat di bagian bemper depan dan belakang serta stereo video kamera di dekat kaca spion.

Sensor tersebut mampu menangkap halangan yang terdapat di dekat area parkir secara otomatis. Fitur parkir otomatis ini terlihat memudahkan para pengemudi mobil utamanya saat mengeluarkan mobil dari garasi rumah di pagi hari.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

BANTEN
Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:03

Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill