2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNews.com - Kabar mengejutkan datang dari BlackBerry. Sempat berjaya, pabrikan smartphone asal Kanada tersebut "melempar handuk putih" alias menyerah dalam memproduksi handset BlackBerry. Pihak tersebut pun memutuskan untuk menutup bisnis ponselnya.
Hal itu disampaikan oleh CEO BlackBerry John Chen dalam laporan kinerja perusahaan, Rabu (28/9/2016) lalu.
"Perusahaan berencana untuk menghentikan semua pengembangan hardwareinternal dan akan meng-outsource fungsi tersebut ke rekanan," kata Chen seperti dikutip dari Market Wired, Kamis (29/9/2016).
Sejauh ini, BlackBerry baru mengumumkan satu rekanan dalam memproduksi perangkat, yakni PT BB Merah Putih, perusahaan joint venture yang didirikan di Indonesia.
Keputusan BlackBerry untuk berhenti membuat handset dan meng-outsource ke rekanan, diambil setelah gagal memasarkan produk smartphone Android sendiri untuk mengembalikan minat pengguna.
Priv, perangkat BlackBerry pertama dengan OS Android, gagal di pasaran. BlackBerry hanya menjual 600.000 unit Priv di kuartal keempat tahun fiskalnya. Jumlah tersebut lebih rendah dari kuartal sebelumnya, yakni 700.000 unit.
Pada laporan keuangannya yang terbaru yang diumumkan baru-baru ini, BlackBerry mengumumkan hasil kinerja perusahaan di kuartal kedua tahun fiskal, yang mencatat rugi sebesar 372 juta dollar AS, dari laba setahun lalu yang sebesar 51 juta dollar AS. Revenue perusahaan juga turun sepertiganya menjadi 334 juta dollar AS.
Dengan berhenti membuat handset, BlackBerry berharap bisa fokus dalam menjalankan bisnis software-nya.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Insiden mengejutkan terjadi di perairan Merak ketika KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendadak terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews