Connect With Us

LIPI Kembangkan Baja Laterit, Ini Kegunaannya

Rachman Deniansyah | Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:45

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar kegiatan penelitian di Kawasan Puspitek, Jalan Raya Serpong, Muncul, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (13/8/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Saat ini, Indonesia masih menjadi negara yang mengekspor bahan mentah logam tambang untuk produksi baja ke luar negeri. Namun, di sisi lain, impor baja juga terus meningkat.

Ironisnya, terjadi ketimpangan antara harga ekspor bahan mentah logam tambang dengan impor produk logam, salah satunya baja. Harga ekspor bahan mentah logam  jauh lebih murah dibandingkan harga impor barang jadi. 

Kondisi ini dipicu karena belum masifnya upaya pengembangan sifat logam tambang di Indonesia.

Kini, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Metalurgi dan Material berupaya menjawab tantangan tersebut dengan serangkaian penelitian pengembangan sifat logam tambang.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar kegiatan penelitian di Kawasan Puspitek, Jalan Raya Serpong, Muncul, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (13/8/2019).

"Kami melakukan proses modifikasi sifat-sifat paduan baja dengan menonjolkan keunggulan nikel karena bahan baku bijih laterit dengan kandungan Ni (nikel) yang cukup tinggi dan berlimpah di Indonesia," jelas Nurul Taufiqu Rochman, Kepala Pusat Penelitian Metalurgi dan Material LIPI di Kawasan Puspitek, Jalan Raya Serpong, Muncul, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (13/8/2019).

Nurul menjelaskan, pihaknya fokus untuk mendukung infrastruktur konektivitas serta transportasi berbasis bijih nikel laterit. Pengembangan dan pemanfaatan baja laterit untuk menjawab tantangan pembangunan pada sistem konstruksi dan transportasi. 

"Penelitian baja laterit meliputi lingkungan darat dan lingkungan pesisir yang menuntut adanya peningkatan sifat ketahanan ketangguhan kekuatan menahan beban dan ketahanan korosi," jelasnya. 

Baca Juga :

Nurul memjelaskan, salah satu yang menjadi fokusnya adalah pengembangan produk implan generik, seperti pen dan tempurung lutut.

"Ketergantungan pada alat kesehatan impor masih tinggi seringkali ada ada ketidaksesuaian dengan bentuk dan ukuran tubuh Indonesia sehingga dokter seringkali harus menyesuaikan implan pada saat tindakan operasi," terangnya. 

Untuk produk ini, kata Nurul, pihaknya memanfaatkan logam titanium yang memiliki ketahanan seperti baja. "Namun lebih tahan korosi dan lebih ringan," imbuhnya. 

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar kegiatan penelitian di Kawasan Puspitek, Jalan Raya Serpong, Muncul, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (13/8/2019).

Selain implan, LIPI juga mengembangkan teknologi pengolahan dolomit. Dolomit adalah mineral berbasis karbonat yang terdiri dari campuran magnesium karbonat dan kalsium karbonat. 

Dalam pengembangan dolomit ini, pihaknya berupaya emberikan nilai tambah pada dolomit. Saat ini, dolomit hanya digunakan sebagai bahan bangunan dan pertanian dengan harga Rp1.000 per kilogram. 

"Teknologi ini diharapkan mampu menaikkan nilai jual dolomit menjadi Rp50 ribu per kilogram. Indonesia akan bisa mengurangi impor magnesium karbonat untuk bahan baku industri farmasi, percetakan, dan kertas," tuturnya. 

Selain itu, kata Nurul, LIPI juga tengah mengembangkan material yang digunakan sebagai industri pembangkit listrik yang telah dimodifikasi. 

"Dengan meningkatkan ketahanan korosinya, jangka waktu pemakaian suhu turbin menjadi lebih lama," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
17,5 Kg Emas Hendak Diselundupkan ke Hongkong Digagalkan di Bandara Soetta, Nilainya Capai Rp45,7 Miliar

17,5 Kg Emas Hendak Diselundupkan ke Hongkong Digagalkan di Bandara Soetta, Nilainya Capai Rp45,7 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 | 18:39

Upaya penyelundupan emas dari Indonesia ke luar negeri berhasil digagalkan di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

BISNIS
Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:28

Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.

KAB. TANGERANG
DPKP Kabupaten Tangerang Kerahkan 164 Petugas Pengecekan Kelayakan Daging Kurban

DPKP Kabupaten Tangerang Kerahkan 164 Petugas Pengecekan Kelayakan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 15:33

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mengerahkan sebanyak 164 petugas pengecekan daging kurban pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

NASIONAL
Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:15

Aksi pengendara motor yang sengaja menutup pelat nomor untuk menghindari tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai jadi perhatian serius Kepolisian Negara Republik Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill