Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TANGERANGNEWS.com- Google Doodle turut menyemarakkan pesta demokrasi di Indonesia pada Rabu, 14 Februari 2024.
Pada Google Doodle edisi ini, Google menampilkan gambar kotak suara yang melambangkan sebagai Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia.
"Doodle Pemilihan Umum Nasional Indonesia 2024 diluncurkan," tulis Google dalam laman resminya.
Doodle tersebut berupa gambar kotak suara berwarna abu-abu, yang berada di depan menutupi huruf "oo" pada tulisan Google.
Tampak juga bendera nasional Indonesia, Merah Putih terpasang di kotak suara tersebut.
Sementara itu, kotak suara terlihat tengah diisi oleh surat suara sebagai penanda berlangsungnya Pemilihan Umum 2024.
Saat diklik, gambar Doodle itu pun akan mengarahkan pengguna kepada berita-berita dan artikel seputar Pemilu 2024.
Sebagai informasi, Google memang kerap menampilkan Doodle saat ada peristiwa tertentu. Dalam laman resminya, Google menyebut tradisi ini telah berlangsung sejak 25 tahun silam, tepatnya pada 30 Agustus 1998.
"Doodle pertama adalah pesan sederhana "sedang tidak berada di kantor," tetapi dalam 25 tahun terakhir, Doodle telah berkembang menjadi fenomena global yang merayakan pahlawan, peristiwa, budaya, tempat, dan banyak lagi," kata Google.
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TODAY TAGPertandingan pekan terakhir atau jornada ke-34 BRI Super League 2025/26 antara Persita Tangerang melawan Persis Solo dipastikan berlangsung tanpa penonton.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi isu kemunculan pocong jadi-jadian yang belakangan ramai dibicarakan warga di sejumlah wilayah Kota Tangerang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mewaspadai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews