Connect With Us

Indonesia Bakal Punya Mobil Terbang, Diluncurkan Mulai 2028

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 17 September 2024 | 09:51

Mobil terbang Vela Alpha buatan Indonesia jadi yang pertama di Asia Tenggara. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Indonesia siap memasuki era baru transportasi udara dengan kehadiran mobil terbang buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) berkolaborasi dengan perusahaan lokal teknologi berbasis di Bandung yang telah berdiri sejak tahun 2020, Vela Aero.

Mobil terbang bernama Vela Alpha ini dijadwalkan akan diluncurkan dan dipasarkan mulai tahun 2028.

Produksi massal Alpha direncanakan akan dilakukan di fasilitas PTDI yang terletak di Bandung.

"Ke depan PTDI dan Vela Aero akan melakukan co-partnering untuk produksi air taxi tersebut dan pengembangan lanjutannya," ungkap Humas PT Dirgantara Indonesia Anissa Carolina dalam keterangan resminya dikutip dari CNN Indonesia, Selasa, 17 September 2024.

Spesifikasi Mobil Terbang Vela Alpha

Vela Alpha merupakan pesawat Vertical Take-off and Landing (VTOL) yang dirancang untuk dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal, mirip dengan helikopter. 

Pesawat ini mampu mengangkut satu pilot dan empat penumpang, menjadikannya solusi transportasi udara masa depan untuk kota-kota besar.

Dengan panjang 10,8 meter, tinggi 4,2 meter, dan rentang sayap 13,1 meter, Vela Alpha dirancang untuk kenyamanan dan efisiensi. 

Mobil terbang ini juga memiliki kabin yang terdiri dari dua ruang terpisah, yaitu ruang untuk pilot dan penumpang. 

Performa dan Teknologi Vela Alpha

Vela Alpha akan hadir dalam dua versi tenaga, yaitu eVTOL (electric VTOL) dan hVTOL (hybrid VTOL). 

Versi eVTOL yang sepenuhnya bertenaga listrik menawarkan jarak tempuh hingga 100 kilometer, dengan operasional yang sunyi dan nol emisi. 

Alpha eVTOL juga dilengkapi dengan delapan kemasan baterai untuk menunjang daya tahan terbangnya.

Sementara itu, versi hybrid (hVTOL) menggabungkan tenaga listrik dengan mesin konvensional, memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang memerlukan daya tambahan untuk penerbangan jarak jauh. 

Alpha memiliki muatan maksimum sebesar 456 kilogram dan berat tinggal landas maksimum (MTOW) mencapai 2.850 kilogram.

Desain Vela Alpha menampilkan delapan baling-baling yang menghadap ke atas untuk lepas landas vertikal, serta satu baling-baling di buritan yang menghadap ke belakang untuk menambah stabilitas saat terbang. Penampilannya menyerupai jet kecil dengan kemampuan manuver tinggi.

Business Development PT Vela Prima Nusantara Heber MF Panjaitan mengatakan, saat ini PT Dirgantara Indonesia sedang mengajukan uji laik terbang Vela Alpha kepada Direktorat Kelaikudaraan & Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan.

Jika proses sertifikasi berjalan lancar, mobil terbang ini akan menjadi yang pertama di Asia Tenggara.

"Sertifikasi di awal tahun 2028 kemudian jual massal di akhir 2028," tukasnya.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

WISATA
Nikmati Kuliner dengan Panorama Kota dari Ketinggian di Langit Rasa Nuansa Serpong

Nikmati Kuliner dengan Panorama Kota dari Ketinggian di Langit Rasa Nuansa Serpong

Jumat, 10 April 2026 | 16:01

Pengalaman bersantap dengan nuansa berbeda kini bisa dinikmati di Nuansa Hotel & Serviced Apartment Serpong.

KOTA TANGERANG
Petugas Damkar Diserang Saat Bertugas di Pos Pinang, Alami Luka di Kepala

Petugas Damkar Diserang Saat Bertugas di Pos Pinang, Alami Luka di Kepala

Sabtu, 11 April 2026 | 18:32

Seorang petugas piket pemadam kebakaran di Pos Damkar Pinang, Kota Tangerang, mengalami tindak kekerasan saat menjalankan tugas pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 14.30 WIB.

BANDARA
Atap Jebol di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Selesai Diperbaiki, Pastikan Kondisi Aman

Atap Jebol di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Selesai Diperbaiki, Pastikan Kondisi Aman

Kamis, 9 April 2026 | 17:16

Perbaikan pada satu titik atap di area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) yang terdampak cuaca ekstrem telah berhasil diselesaikan Kamis 9 April 2026, pukul 07.00 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill