Connect With Us

Pelanggan Beri Respon Positif Paket Jelajah Anker Telkomsel

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 26 November 2024 | 20:46

Pelanggan membeli Paket Jelajah AnKer (Anak Kereta) Telkomsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Paket Jelajah AnKer (Anak Kereta) Telkomsel khusus Stasiun Cisauk-Tanah Abang yang diluncurkan sejak 18 Oktober 2024, mendapat respon positif dari para pelanggan.

Agung, salah satu pelanggan mengaku kerap menggunakan paket ini untuk menonton video selama perjalanan di kereta. Apalagi dengan harganya yang terjangkau, hanya Rp5000 sudah mendapat kuota 50 Gb berlaku 1 hari.

"Suka beli paket ini buat nonton Youtube, biar tidak bosan di kereta. Harganya juga murah," terangnya, Selasa 26 November 2024.

Tak hanya harga yang terjangkau, kecepatan internet untuk memutar video dengan kualitas tinggi juga sangat bagus. Selama menggunakannya, ia mengaku tidak merasakan gangguan yang berarti.

"Pakai streaming video kualitas 1080p dan 60 fps, lancar-lancar saja, tidak buffering sama sekali. Jadi sangat puas," katanya.

Diketahui Paket Jelajah AnKer merupakan inovasi Telkomsel, untuk memberikan pengalaman konektivitas terbaik bagi pengguna transportasi umum, khususnya pengguna KRL.

Paket ini hadir dalam dua pilihan yakni Paket Sosmed & Chat yang memiliki benefit kuota khusus aplikasi media sosial (Facebook, Instagram, X) serta chatting (WhatsApp).

Lalu, ada juga Paket Video di mana kuota dapat digunakan untuk aplikasi video seperti YouTube dan Tiktok. 

Pengguna KRL dapat membeli paket ini di area 8 stasiun mulai dari Stasiun Cisauk, Rawa Buntu, Sudimara, Jurang Mangu, Pondok Ranji, Kebayoran, Palmerah hingga Tanah Abang.

Hanya dengan membayar Rp5,000, pelanggan sudah mendapat kuota 50 GB untuk menikmati paket tersebut dengan masa berlaku 1 hari.

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill