Connect With Us

Rekreasi Sambil Belajar, Rekomendasi 4 Wisata Edukasi di Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 06:28

Taman Burung Petak, Jalan Moch. Yamin, Kota Tangerang, Senin (16/3/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Jika Anda sedang mencari destinasi menarik untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga tanpa harus keluar kota, Kota Tangerang menawarkan berbagai pilihan tempat wisata edukasi. 

Selain bersantai, Anda juga bisa memperkaya wawasan anak-anak dengan berbagai pengalaman menarik.

Berikut empat rekomendasi wisata edukasi di Kota Tangerang yang cocok dikunjungi.

1. Kampung Tematik Danau Kalpataru

Kampung Tematik Danau Kalpataru adalah destinasi wisata edukatif yang menawarkan berbagai fasilitas menarik di tengah Kota Tangerang. Di sini, pengunjung bisa menikmati kegiatan seperti pengolahan kebun sayur organik, budidaya ikan apung, hingga taman bacaan dan area bermain. 

Semua fasilitas tersebut dapat diakses secara gratis, menjadikannya tempat yang sempurna untuk rekreasi sambil belajar.

Lokasinya berada di Cluster Italy, Perumahan Banjar Wijaya, Poris Plawad, Cipondoh, dan buka setiap hari mulai pukul 06.00-21.00 WIB.

2. Kampung Pakcoy Karawaci

Kampung Pakcoy menjadi salah satu tempat favorit bagi pelajar, komunitas, dan pegiat lingkungan. 

Di sini, pengunjung dapat melihat langsung proses daur ulang limbah ban bekas dan botol plastik yang diubah menjadi pot dan berbagai kerajinan tangan bernilai ekonomis. Selain itu, wisatawan bisa mempelajari bagaimana masyarakat setempat membangun kampung yang ramah lingkungan dengan inisiatif swadaya.

Kampung Pakcoy terletak di Jalan Teuku Umar, RT 01/RW 01, Karawaci, Kota Tangerang, dan buka mulai pukul 09.00-15.00 WIB.

3. Taman Burung Kota Tangerang

Taman Burung Kota Tangerang adalah tempat yang menarik untuk mengamati berbagai jenis burung. Pengunjung akan dipandu oleh petugas yang siap memberikan penjelasan tentang jenis-jenis burung yang ada di taman ini.

Taman ini menjadi destinasi favorit untuk belajar tentang keanekaragaman hayati, terutama bagi anak-anak.

Taman Burung berlokasi di Jalan Moch. Yamin, Babakan, Kota Tangerang, dan bisa dikunjungi secara gratis.

4. UPT Produksi Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (PBTPHP)

Bagi Anda yang tertarik dengan dunia pertanian dan peternakan, UPT PBTPHP di Kota Tangerang menawarkan pengalaman agrowisata yang mendalam. 

Di sini, pengunjung dapat menjelajahi berbagai tanaman hortikultura dan perkebunan, serta mempelajari teknik urban farming. Selain itu, terdapat juga peternakan yang memelihara ikan nila, patin, lele, serta berbagai jenis domba.

Lokasinya berada di Komplek Pertanian Terpadu, Kedaung Wetan, Neglasari, Kota Tangerang, dan buka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Pengunjung yang ingin berkunjung disarankan untuk mengajukan izin kunjungan terlebih dahulu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill