Connect With Us

Mengenang Gugurnya Mayor Daan Mogot di Monumen Palagan Lengkong Tangsel

Yanto | Senin, 4 November 2024 | 14:47

Monumen Palagan Lengkong yang berlokasi sisi lapangan Golf BSD, Jalan Bukit Golf Utara, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Kota Tanagsel. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa di kawasan BSD, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terdapat menara sejarah yang mencatat tragedi peristiwa berdarah di masa kemerdekaan Indonesia yang dikenal dengan nama Peristiwa Lengkong.

Di dalam Monumen Palagan Lengkong yang berlokasi sisi lapangan Golf BSD, Jalan Bukit Golf Utara, Kelurahan Lengkong Wetan tersebut, tertulis nama Mayor Daan Mogot berserta 34 tentara yang gugur, karena diserang tentara Jepang.

Berasarkan catata dalam monumen itu, peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat petang tanggal 27 Januari 1946. Ketika itu, pasukan dari akademi militer Tangerang yang dipimpin oleh Mayor Daan Mogot yang, tengah merundingkan penyerahan senjata dari pasukan Jepang kepada TRI di lengkong.

Namun secara tiba-tiba sekali, mereka dihujani tembakan dan diserbu oleh pasukan Jepang, sehingga mengakibatkan gugurnya 34 taruna akademi militer Tangerang dan 3 perwira TRI, di antaranya Mayor Daan Mogot sendiri.

Sementara itu, tidak jauh dari Monumen Palagan Lengkong, terdapat sebuah rumah yang berwarna putih yang konon dulunya menjadi saksi di mana sempat dijadikan markas persinggahan sementara tentara Jepang tahun 1945-1946.

Untuk mengenang perjuangan Daan Mogot, di bekas lokasi pertempuran didirikan Monumen Palagan Lengkong.

Sejarah singkat tentang peristiwa ini juga bisa di baca di depan bangunan rumah yang ada dekat monumen. Bangunan yang kerap disebut Monumen Lengkong tersebut, berada di bagian depan perumahan BSD.

Tugu peringatan peristiwa ini berbentuk persegi panjang dengan tinggi sekitar tiga meter. Seluruh bangunan monumen didominasi warna gelap dan berlambang Garuda Indonesia.

Jika masyarakat ingin datang dan melihat langsung Monumen Palagan Lengkong ini, mudah untuk menemukan lokasi. Sebab, titik lokasinya tidak jauh dari BSD Plaza atau Jalan Raya BSD.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

KAB. TANGERANG
Sepekan Kebakaran, Kualitas Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin Diklaim Membaik

Sepekan Kebakaran, Kualitas Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin Diklaim Membaik

Senin, 6 Juli 2026 | 21:33

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin hingga hari ketujuh masih belum padam. Meski begitu, kualitas udara di area sekitar lokasi diklaim sudah berangsur membaik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill