Connect With Us

Jangan ada lagi Pelajar Tangerang Melahirkan di Kebun

| Minggu, 15 Februari 2015 | 18:54

TKP siswi SMA yang diketahui melahirkan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Mengkomentari soal hari Valentine, Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada Dinas Pendidikan agar melarang pelajar merayakan hari Valentine.

Hal itu  seperti yang sudah dilakukan Kota Surabaya dan Makasar melalui surat edaran. “Karena perayaan bisa menjadi pintu gerbang seks bebas di kalangan pelajar,” ujarnya.

Dia mencontohnya peristiwa seorang siswi yang melahirkan bayi-nya di Kebun warga di kawasan Cimone, beberapa waktu lalu.“Itu semacam fenomena gunung es pergaulan bebas,” katanya.

Menurut Tengku Iwan, Pemkot Tangerang dalam hal ini Dinas Pendidikan punya tanggung jawab dalam persoalan seperti itu.“Ini seharusnya yang terpukul Dinas Pendidikan, mereka yang harusnya bertanggung jawab,” ujarnya.

KAB. TANGERANG
Ini Hari Libur dan Masuk Sekolah di Tangerang saat Ramadan hingga Lebaran 2026

Ini Hari Libur dan Masuk Sekolah di Tangerang saat Ramadan hingga Lebaran 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 20:58

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang telah menetapkan hari libur Ramadan dan Idul Fitri untuk siswa jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Senin, 9 Februari 2026 | 16:54

Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.

TANGSEL
Tangani Pencemaran, Pemkot Tangsel Uji Lab Sampel Air Sungai Jaletreng

Tangani Pencemaran, Pemkot Tangsel Uji Lab Sampel Air Sungai Jaletreng

Rabu, 11 Februari 2026 | 14:56

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak cepat merespons dugaan pencemaran Sungai Jaletreng yang berubah warna menjadi putih pekat pascakebakaran hebat pabrik pestisida di Kawasan Taman Tekno.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill