Connect With Us

Jangan ada lagi Pelajar Tangerang Melahirkan di Kebun

| Minggu, 15 Februari 2015 | 18:54

TKP siswi SMA yang diketahui melahirkan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Mengkomentari soal hari Valentine, Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada Dinas Pendidikan agar melarang pelajar merayakan hari Valentine.

Hal itu  seperti yang sudah dilakukan Kota Surabaya dan Makasar melalui surat edaran. “Karena perayaan bisa menjadi pintu gerbang seks bebas di kalangan pelajar,” ujarnya.

Dia mencontohnya peristiwa seorang siswi yang melahirkan bayi-nya di Kebun warga di kawasan Cimone, beberapa waktu lalu.“Itu semacam fenomena gunung es pergaulan bebas,” katanya.

Menurut Tengku Iwan, Pemkot Tangerang dalam hal ini Dinas Pendidikan punya tanggung jawab dalam persoalan seperti itu.“Ini seharusnya yang terpukul Dinas Pendidikan, mereka yang harusnya bertanggung jawab,” ujarnya.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:35

Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill