Connect With Us

Jangan ada lagi Pelajar Tangerang Melahirkan di Kebun

| Minggu, 15 Februari 2015 | 18:54

TKP siswi SMA yang diketahui melahirkan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Mengkomentari soal hari Valentine, Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada Dinas Pendidikan agar melarang pelajar merayakan hari Valentine.

Hal itu  seperti yang sudah dilakukan Kota Surabaya dan Makasar melalui surat edaran. “Karena perayaan bisa menjadi pintu gerbang seks bebas di kalangan pelajar,” ujarnya.

Dia mencontohnya peristiwa seorang siswi yang melahirkan bayi-nya di Kebun warga di kawasan Cimone, beberapa waktu lalu.“Itu semacam fenomena gunung es pergaulan bebas,” katanya.

Menurut Tengku Iwan, Pemkot Tangerang dalam hal ini Dinas Pendidikan punya tanggung jawab dalam persoalan seperti itu.“Ini seharusnya yang terpukul Dinas Pendidikan, mereka yang harusnya bertanggung jawab,” ujarnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill