Connect With Us

Kompetisi 'Spaghetti Bridge' Digelar UPH

Denny Bagus Irawan | Rabu, 16 Maret 2016 | 14:44

Siswi SMA Mahanaim Bekasi. (Istimewa / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Kompetisi ‘Spaghetti Bridge’ menjadi ajang yang sangat digemari siswa SMA yang berminat pada bidang teknik sipil. 

Kompetisi  Spaghetti Bridge’ yang digagas Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UPH ini telah menjadi icon acara dua tahunan mereka yaitu Civil Engineering Week (CEW)  yang tahun ini berlangsung pada 14-18 Maret 2016.

Berbagai program diadakan dalam rangkaian acara CEW 2016, salah satunya ‘Spaghetti Bridge’ di gedung D 502, kampus UPH,  Lippo Village, Karawaci, Tangerang.

 

Sebanyak 16 tim dari  8 SMA berpartisipasi dalam kompetisi ini. Tema ‘Risk and Disaster in Construction Project’ menjadi point penilaian dari karya para peserta kompetisi.  Tim juri adalah pakar konstruksi dari Program Studi Teknik Sipil UPH yaitu dr. –Ing. Jack Widjajakusuma, Ketua Jurusan Teknik Sipil UPH, dan dr. Wiryanto Dewobroto, dosen baja UPH.

“Sesuai dengan tema dari CEW tahun 2016 ini yaitu ‘Risk and Disaster in Construction Project’, maka diharapkan peserta yang terdiri dari tiga orang dalam satu tim ini dapat membuat jembatan dari spaghetti yang mampu menahan beban. Beban yang diuji cobakan dianggap sebagai resiko atau bencana yang mungkin menimpa jembatan,” jelas Andreas Prianto, TeknikSipil UPH 2014 yang menjadi ketua acara CEW 2016.

Selain uji tahan beban, Andreas juga menjelaskan, ada tiga criteria lainnya yaitu kebersihan, estetikastruktur, dan ukuran yang sesuai yaitu memiliki panjang kurang lebih 12 cm dengan berat 50 gram.

 Ukuran menjadi penting karena menurut Andreas dalam keilmuan tekniksipil, jembatan berkualitas merupakan jembatan yang mampu menahan beban, dengan memiliki berat seringan mungkin.

Diantara sekolah yang hadir, SMA Mahanaim merupakan sekolah yang memenangkan kompetisi ‘Spaghetti Bridge’ enam kali berturut-turut.

 “Kami melakukan perlombaan internal sebagai simulasi di sekolah kami, agar setiap kelompok yang maju dalam kompetisi ini siap. Namun untuk kali ini, waktu persiapan yang diberikan lebih singkat dari biasanya. Meski demikian sekolah tetap mendukung, dan saya juga selalu mendampingi murid-murid saya,” ungkap Herman Sanusi guru Fisika SMA Mahanaim Bekasi.

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

WISATA
8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46

Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill