Connect With Us

Gen Z Makin Ogah Nonton TV, Undira Gelar Talk Show Soal Tantangan Industri Penyiaran

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 6 Maret 2024 | 12:51

Universitas Dian Nusantara (Undira) menggelar talkshow mengusung tema “Peluang dan Tantangan Industri Penyiaran" sekaligus peresmian dan pengoperasian perdana Laboratorium Ilmu Komunikasi Undira, Senin, 4 Maret 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Universitas Dian Nusantara (Undira) menggelar talkshow mengusung tema “Peluang dan Tantangan Industri Penyiaran" dengan mengundang narasumber Director Voice of America (VoA) Jakarta Office Agus Sunarto dan Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI masa bakti 2017- 2023 Rini Padmirehatta.

Kegiatan talkshow ini membahas fenomena Gen Z yang semakin meninggalkan televisi, sekaligus peresmian dan pengoperasian perdana Laboratorium Ilmu Komunikasi Undira, Senin, 4 Maret 2024.

Rini Padmirehatta dalam pemaparannya menjelaskan, minat masyarakat Indonesia dengan televisi sebenarnya masih cukup tinggi, meski memang terjadi pergeseran tontonan tayangan pada Gen Z yang cenderung lebih memilih gadget dibanding televisi.

Untuk itu, Rini menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) calon lulusan industri penyiaran dapat menghasilkan konten-konten kreatif dan menarik audiens.

"Mereka butuh pasti konten-konten yang dinamis, yang menarik, tentu saja para kreator ini harus berinovasi sedemikian rupa sehingga menghasilkan konten yang diminati," papar Rini.

Senada, Agus Sunarto menyebut sebagian besar audiens VoA merupakan anak muda yang kini lebih sering mengonsumsi kontennya melalui internet, website, media sosial dan aplikasi. 

Menurutnya, pergeseran paltform penyiaran konten merupakan suatu keniscayaan, sehingga individu yang bergelut di dunia industri penyiaran harus mampu mengikuti perkembangan zaman.

Dalam talk show tersebut, sejumlah mahasiswa ikut berpartisipasi mengajukan pertanyaan kepada para narasumber guna mendapatkan gambaran nyata dunia industri penyiaran.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Banyak Lulusan SMK Tidak Sesuai Kebutuhan, Pemprov Banten Rombak Pendidikan Vokasi Berbasis Industri

Banyak Lulusan SMK Tidak Sesuai Kebutuhan, Pemprov Banten Rombak Pendidikan Vokasi Berbasis Industri

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:04

TANGERANGNEWS.com-Ketidaksesuaian antara jurusan yang dibuka di SMK dengan kebutuhan riil dunia industri menjadi salah satu pemicu tingginya Angka Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:56

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill