Connect With Us

Kunjungi CCC, Rektor UNJ Rencanakan Buka Cabang Kampus Khusus Pencak Silat di Cianjur

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 25 Juli 2024 | 19:26

Rektor UNJ Prof. Komarudin bersama wakil rektor dan jajarannya mengunjungi Cugenang Community Center (CCC) di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis, 25 Juli 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Profesor Komarudin, bersama wakil rektor dan jajaran terkait, melakukan kunjungan ke Cugenang Community Center (CCC) di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis, 25 Juli 2024. 

Tujuan kunjungan ini adalah untuk menjajaki kemungkinan kerja sama dalam mengelola Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang berfokus pada Pencak Silat.

Dalam sambutannya, Profesor Komarudin menyatakan ketertarikan UNJ untuk berkolaborasi dengan Yayasan Kinarya Didaktika (YKD), yang mengelola CCC sebagai pusat pendidikan bagi masyarakat setempat. 

Rektor juga memuji upaya YKD dalam mendorong ide pendirian kampus cabang UNJ di lokasi yang sebelumnya digunakan sebagai sekolah gratis untuk anak-anak berbakat dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Cianjur. Sebab, daerah ini dikenal dengan tradisi pencak silatnya.

"Muara dari kerja sama ini nantinya adalah mendirikan PSDKU khusus di bidang Pencak Silat. Program PSDKU juga dikenal di kampus-kampus lain sebelumnya. Misalnya ITB Kampus Cirebon, UNESA Kampus Ngawi, UB Kampus Jombang, UPI Kampus Purwakarta, dan lainnya," ujar Komarudin.

Ia menambahkan, pelaksanaan program PSDKU memerlukan kerja sama dengan perguruan tinggi lokal seperti Universitas Surya Kencana di Cianjur. 

Model PSDKU dianggap relevan karena melibatkan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, masyarakat, yayasan, dan perguruan tinggi, sehingga manfaatnya diharapkan luas dan berkelanjutan.

"Pengembangan ke depan tidak hanya olahraga pencak silat, bisa berkembang ke prodi-prodi yang lain," paparnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YKD HMBC Rikrik Rizkiyana menyambut baik rencana UNJ untuk menjadikan kompleks sekolah seluas 1,2 hektare ini sebagai kampus cabang UNJ di luar Jakarta yang berfokus pada Pencak Silat. 

"Kami mewakafkan padepokan ini untuk menjadi bagian dari program PSDKU UNJ. Semoga memberikan manfaat untuk semuanya," kata Rikrik.

Rencananya, Kampus cabang UNJ yang berfokus pada Pencak Silat di luar Jakarta ini akan beroperasi mulai tahun depan. 

Saat ini, UNJ dan YKD tengah menyiapkan infrastruktur yang diperlukan agar kampus tersebut bisa segera menerima mahasiswa baru sesuai standar pemerintah.

Selain itu, UNJ dan YKD juga akan mencari talenta terbaik untuk menjadi pengajar dalam program studi Pencak Silat ini.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Klarifikasi Kopdes Merah Putih Solear, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Bukan Pegawai

Klarifikasi Kopdes Merah Putih Solear, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Bukan Pegawai

Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:48

Pihak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang memberikan klarifikasi terkait kasus dugaan kekerasan seksual terjadi di tempat tersebut.

TEKNO
TikTok Mulai Tertibkan Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun

TikTok Mulai Tertibkan Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun

Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32

Pemerintah resmi mulai memberlakukan aturan baru terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak mulai Sabtu, 28 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill