Connect With Us

Buku ICV Palsu, Jamaah Umroh yang Gagal berangkat Ricuh

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 31 Maret 2014 | 19:24

sekelompok pendemo di Bandara Soetta yang memprotes Capres dan Cawapres (Rangga / TangerangNews)


TANGERANG-Niat Fenny Septiana,22, pupus sudah untuk beribadah umroh bersama-sama dengan keluarga. Penyebabnya, menurut pihak travel karena Departemen Kesehatan menyatakan, buku kuning atau buku international certificate of vaccation of Prophylaxis (ICV) yang diminta buatkan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta dinyatakan palsu.

Sedangkan, ibunya Fenny, dinyatakan asli kartu kuningnya.  Tetapi tidak dengan ayahnya yang pada tahun sebelumnya bersama ibunya naik haji dengan menggunakan kartu kuning yang masih berlaku.

“Kata pihak travel (Al-Isya Nurubaqi) penyebab gagal berangkat saya dan ayah  karena  palsu kartu kuningnya. Padahal ayah saya dan ibu saya pergi haji menggunakan kartu kuning yang itu juga, karena masih berlaku,” ujar Fenny, Senin (31/3) saat ditemui di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Fenny adalah seorang dari 35 jamaah travel yang gagal berangkat, sedangkan 25 orang jamaah lainnya berangkat termasuk ibunya.  
“Saya buat di Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara  pada 27 Februari 2014 jam 7.54 WIB. Kalau di sana palsu bagaimana yang diluar, ini buatnya di Bandara Soekarno-Hatta,” jelasnya.

 Sama halnya dengan Kolkolani Balaputera Holdi,53. Pria yang juga mendaftarkan diri untuk bersama ibunya itu, memaksanya harus maklum terpisah dengan ibunya.

“Kalau saya maklum saja, saya ingin ibadah dengan damai. Ibu saya memang gagal berangkat bersama saya, tetapi ada hikmahnya saya jadi ditambah dua hari di sana untuk beribadah,” ujarnya.

Peristiwa kericuhan jamaah tersebut terjadi di terminal 2D sore tadi. Sejumlah jamaah yang gagal berangkat meminta pertanggung jawaban dari pihak travel.  

Presiden Direktur PT Isyyanaburulhaqi Brawijaya Utama,  Alisya Fianne Janne menduga ada persaingan bisnis yang terjadi sehingga menyebabkan jamaahnya terganggu dalam melaksanakan perjanalan ibadah.

 “Ada persaingan bisnis, saya sudah laporkan ke Polda Metro Jaya.  Mereka (pelakunya)  sebelumnya adalah bagian dari kami yakni marketing. Kini mereka mau ambil jamaah yang sudah pada kami, padahal sudah kami kasih fee,” ujarnya.

Semenatra itu, Sheril seorang yang dilaporkan mantan bosnya itu siap menerima laporan bekas anak buahnya itu. Sebab menurut Sheril, pelayanan yang dilakukan Alisya Fianne kepada jamaah yang merupakan asal dari dia tidak maksimal. “Sedangkan kalau soal fee, ya namanya orang kerja harus ada feenya dong. Masak disuruh nyari aja, saya kan marketing,” katanya.
   
HIBURAN
Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:50

Libur panjang Lebaran 2026 di Kota Tangerang dipastikan bakal lebih berwarna. Tangcity Mall menghadirkan rangkaian acara bertajuk “Aniwayang Desa Timun - Riang Ria Hari Raya” yang berlangsung mulai 6 hingga 29 Maret 2026.

NASIONAL
H+2 Lebaran, 80 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor

H+2 Lebaran, 80 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor

Senin, 23 Maret 2026 | 15:00

Arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melonjak pada H+2 Lebaran 2026 atau Senin, 23 Maret 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill