Connect With Us

DPRD Minta Pemkot Tangerang Tarik Retribusi Parkir di Pintu M1

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 1 September 2015 | 17:25

Pintu M1 Mendadak Jadi Tempat Penitipan Motor (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Sejak Pintu M1 ditutup, warga setempat memanfaatkannya sebagai lahan parkir bagi para pekerja di kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta. DPRD Kota Tangerang mengusulkan agar lahan parkir tersebut ditertibkan dan dilegalkan sehingga bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD).

“Sebaiknya Pemkot berkoordinasi dengan pengelola Bandara Soekarno-Hatta terkait adanya retribusi parkir di depan Pintu M-1. Sampai saat ini pajak parkir tersebut belum masuk ke PAD,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Hilmi Fuad, Selasa (1/9).

Menurut Hilmi, potensi PAD dari pajak parkir di wilayah itu cukup besar karena terlihat ramai, ratusan motor terparkir di tempat itu setiap harinya. Jika tidak dikelola, dikhawatirkan terjadi konflik mengingat banyaknya pihak yang berkepentingan.

“Lahan parkir seperti itu pasti rawan konflik karena diperebutkan, jadi itu sebaiknya diupayakan adanya 'win-win solution' antara Pemkot, pihak bandara dengan warga setempat,” jelasnya.

Dia juga meminta Dishub dapat memberikan arahan kepada pengelola bandara agar dapat melakukan pembangunan sarana parkir yang memadai, jika memang tempat itu diperbolehkan untuk tempat parkir.

“Jika bisa dikelola, sebaiknya rapihkan, tapi jika tidak diperbolehkan maka segera tertibkan, karena ini adalah Bandara Internasional,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pintu M1 merupakan salah satu akses masyarakat dari Kota Tangerang menuju Bandara Soerkano-Hatta maupun ke Jakarta. Namun karena adanya rencana pengembangan Bandara, Pintu M1 ditutup oleh PT Angkasa Pura.

 

Kemudian akses warga yang ingin menuju maupun keluar Bandara dialihkan melewati Jalur Perimeter Utara dan Selatan.

Sejak penutupan tersebut, masyarakat setempat yang kebanyakan adalah ojeg di Bandara memanfaatkan lahan di jalan di depan Pintu M1 menjadi tempat parkir. Tarif parkir yang dikenakan kepada tiap pengendara motor sebesar Rp5.000 sekali parkir. Namun tempat parkir itu terlihat semerawut dan tidak tertata.

#PINTU M1 BANDARA 

KAB. TANGERANG
PA Tigaraksa Catat 116 Kasus Perceraian ASN, Ini Pemicu Paling Banyak

PA Tigaraksa Catat 116 Kasus Perceraian ASN, Ini Pemicu Paling Banyak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42

Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 116 kasus perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di sepanjang 2026.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

TANGSEL
Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:59

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar sindikat produksi uang palsu di kawasan Pergudangan Industri Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill