Connect With Us

Ini Alasan PT Angkasa Pura II Membangun Secara Parsial di Soetta

Denny Bagus Irawan | Jumat, 13 Mei 2016 | 10:00

Budi Karya Sumadi (@TangerangNews / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANG-Pembangunan grand design di Bandara Internasional Soekarno-Hatta awalnya akan dilakukan secara serentak tidak hanya terfokus pada Terminal 3 Ultimate. 

 

Pembangunan meliputi area integrated building serta sejumlah fasilitas yang nantinya tidak terhubung untuk memecah persoalan di bandara itu.  Namun, dalam perjalanan ada perubahan kebijakan yang dilakukan PT Angkasa Pura II.  

 

“Kita bukan orang kaya bener, cash flow kita 2014 itu tidak ada investasi, 2015 kita langsung Rp4 triliun, tahun ini Rp5 Triliun. Kalau semua kita garap, bisa bengep lah, jadi kita juga harus dewasa untuk mengoptimalisasi. Jadi ini temen-temen di sini terlambat dari investasi, ” ujar Budi Karya Sumadi, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, kemarin.

 

Budi menyakini, dirinya sejak 1994 telah berpengalaman dalam mengurus keuangan. Jika tidak dilakukan secara parsial dia mengkhawatirkan pegawai PT Angkasa Pura II bisa tidak gajian.

 

“Jadi memang kita mesti dewasa, saya kan urus keuangan dari 1994.  Jadi temen-temen agak terlambar sedikit dari segi investasi.  Kalau sekaligus bisa enggak gajian kita,” katanya.

SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:48

Indonesia berada dalam fase krisis sampah. Data terbaru menunjukkan angka yang mengejutkan, setiap harinya masyarakat menghasilkan sekitar 143 ribu ton sampah, namun hanya 24 persen yang mampu dikelola dengan baik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill