Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANG-Pembangunan grand design di Bandara Internasional Soekarno-Hatta awalnya akan dilakukan secara serentak tidak hanya terfokus pada Terminal 3 Ultimate.
Pembangunan meliputi area integrated building serta sejumlah fasilitas yang nantinya tidak terhubung untuk memecah persoalan di bandara itu. Namun, dalam perjalanan ada perubahan kebijakan yang dilakukan PT Angkasa Pura II.
“Kita bukan orang kaya bener, cash flow kita 2014 itu tidak ada investasi, 2015 kita langsung Rp4 triliun, tahun ini Rp5 Triliun. Kalau semua kita garap, bisa bengep lah, jadi kita juga harus dewasa untuk mengoptimalisasi. Jadi ini temen-temen di sini terlambat dari investasi, ” ujar Budi Karya Sumadi, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, kemarin.
Budi menyakini, dirinya sejak 1994 telah berpengalaman dalam mengurus keuangan. Jika tidak dilakukan secara parsial dia mengkhawatirkan pegawai PT Angkasa Pura II bisa tidak gajian.
“Jadi memang kita mesti dewasa, saya kan urus keuangan dari 1994. Jadi temen-temen agak terlambar sedikit dari segi investasi. Kalau sekaligus bisa enggak gajian kita,” katanya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews