Connect With Us

Urine Petugas AirNav Diperiksa BNN

Denny Bagus Irawan | Jumat, 12 Agustus 2016 | 16:20

Petugas air navigation atau airnav indonesia jalani pemeriksaan urine untuk mengantisipasi peredaran dan penyalah gunaan narkoba dilingkungan lembaga pengatur lalu lintas pesawat terbang tersebut. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Petugas air navigation atau airnav indonesia jalani pemeriksaan urine untuk mengantisipasi peredaran dan penyalah gunaan narkoba dilingkungan lembaga pengatur lalu lintas pesawat terbang tersebut. 

 

Meski tidak ditemukan pengguna narkoba . Namun pemeriksaan serupa akan dilakukan secara periodik dalam upaya menangkal masuknya narkoba. 

 

Pemeriksaan urine dilakukan secara mendadak oleh petugas badan narkotika nasional dengan sistem acak terhadap 50 dari 400 karyawan yang beraktifitas di kantor pusat Airnav Indonesia di Kota Tangerang, Banten, Jumat siang. 

 

Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan itu untuk mendeteksi pengguna narkoba dan sebagai langkah antisipasi pencegahan peredaran dan penyalah gunaan narkoba di lingkungan kerja Airnav Indonesia.

 

Pasalnya peran petugas Airnav Indonesia sangat vital dalam faktor keselamatan penerbangan, karena bertugas mengatur lalu lintas pergerakan pesawat terbang di seluruh Indonesia.

 

Direktur Safety Security and Standar Airnav Indonesia Yurlis Hasibuan mengatakan, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di kantor pusat saja , melainkan akan dilakukan diseluruh kantor cabang dengan sasaran petugas menara kontrol. "Kami sengaja mendadak agar bisa tidak sampai tercium," ujarnya. 

 

Sementara itu Kasubdit Lingkungan Kerja BNN, Kombes Pol Ricky Yaunarfi mengakui narkoba telah masuk ke seluruh sendi kehidupan masyarakat tanpa terkecuali petugas Airnav Indonesia . "Pemeriksaan urine dilakukan secara acak dan belum ditemukan petugas positif pengguna narkoba ," ujarnya. 

 

Apabila ditemukan oknum petugas positif pengguna narkoba , maka akan diharuskan menjalani proses rehabilitasi. "Sedangkan oknum petugas yang kedapatan menyimpan dan mengedarkan narkoba akan dijerat hukuman pidana," tukasnya.

 

 

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill