Connect With Us

Ratusan Jamaah Umroh di Bandara Soetta sakit dan terlantar

Denny Bagus Irawan | Kamis, 30 Maret 2017 | 16:00

Ratusan Jamaah Umroh sakit dan terlantar di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (30/3/2017). (@Tangerangnews2017 / Denny Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com- Ratusan jamaah umroh dari Jakarta, Cirebon, dan Surabaya terlantar di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Bahkan mereka sampai jatuh sakit akibat terlantar hingga 3 hari.  Para jamaah ini terlantar tanpa kejelasan waktu keberangkatan menuju tanah suci. Mereka hendak berangkat umroh melalui biro perjalanan First Travel.


"Banyak jemaah yang stres dan sakit," ujar Aisyah satu dari calon jemaah umroh yang terlantar dalam rombongan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Kamis (30/3/2017).

Aisyah mengungkapkan, suaminya yakni Kasmin terbaring sakit akibat insiden ini. Mereka datang ke Bandara pada tanggal Rabu (28/3/2017) lalu.

Nasib para jemaah pun terkatung - katung hingga kini. Mereka dievakuasi di Pop Hotel yang lokasinya dekat dengan Bandara Soetta."Kami ini gagal berangkat umroh, padahal sudah mempersiapkannya jauh - jauh hari," ucapnya.


Hal senada dengan yang disampaikan Yanto satu dari rombongan jemaah itu. Ia menyatakan kecewa berat dengan pihak biro travel."Saya meminta kepada agen travel agar segera memberangkatkan kami ini para jemaah," kata Yanto.


Para jemaah ini pun merasa menanggung malu. Pasalnya mereka telah berpamitan dengan para kerabat dan tetangga untuk bertolak ke tanah suci."Malu banget, saya sudah habis - habisan ini, enggak mau kalau dipulangkan lagi ke rumah," paparnya.


Sementara itu pihak agen biro perjalanan First Travel menolak dimintai keterangan saat dimintai konfirmasi awak media. Jumlah total jemaah yang terlantar sebanyak 191 orang dan hingga kini masih belum ada kejelasan keberangkatan.

 

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill