Connect With Us

Jelang Puasa, Bandara Soekarno-Hatta Tambah Parkir Inap

Denny Bagus Irawan | Kamis, 20 April 2017 | 11:00

Aplikasi untuk parkir Inap di Bandara Soekarno-Hatta. (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)


TANGERANGNEWS.com-Menjelang puasa dan Idul Fitri tahun ini, pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah bersiap-siap dengan menambah lokasi parkir inap. Sekitar 400 roda empat akan tertampung di parkir inap baru bernama Parkir Inap Barat  yang didanai mencapai Rp18 miliar tersebut. 

Lonjakan pemudik dipredisi akan terjadi para tahun ini. Karenanya, PT Angkasa Pura II sebagai pengelola bandara itu telah mempersiapkan lokasi parkir yang jaraknya berdekatan dengan Stasiun Kereta Bandara dan Kereta tanpa awak.

"Ini tahapan yang sangat tepat menjelang Ramadan serta Idul Fitri. Apalagi parkir inap barat ini sudah berbasis online. Sehingga bisa direservasi, ada kepastian tempat dan harga, cukup download aplikasinya melalui Android, parkir Inap CGK," kata Muhamad Awaludin, Dirut PT Angkasa Pura II, Kamis (20/4/2017).

Awaludin mengatakan, alasan PT Angkasa Pura II menambah lokasi parkir inap, sebab lokasi parkir inap di timur yang memuat 1.000 kendaraan roda empat rasionya sudah hampir mencapai 100 persen. 

"Banyak terjadi keluhan juga kan, ternyata kan sudah penuh. Parkirnya terpaksa di lokasi biasa.  Sehingga lebih mahal," terang Awaludin.
Dia menjelaskan, saat ini memang bandara tersebut masih minim akan lokasi parkir. Sebab, secara keseluruhan baik Terminal 1, 2 dan 3 hanya tersedia 15.000 roda empat.  Padahal, kata Awaludin, setiap harinya terdapat penumpang sekitar 130 ribu sampai 150 ribu.

"Wajar kalau masih ada keluhan soal tempat parkir, kami menyedari passanger yang datang setiap hari 130-150 ribu," jelasnya.
Karenanya, pihaknya sedang mengkampanyekan agar para pengunjung di bandara itu dapat tertarik menggunakan Taksi, Damri, serta nanti Kereta Bandara dan Kereta Tanpa Awak.

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura Property Wisnu Raharjo menyatakan, tarif parkir inap di lokasi baru itu selain dilengkapi dengan tempat ibadah, toilet, minimarket dan keamanan terpasang CCTV.

"Luasnya 1 hektare karena nanti akan kita kembangkan lagi. Tarifnya sama dengan di Timur, Per empat jam pertama 20 ribu. Setiap jam berikutnya 5.000," tuntasnya.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

BISNIS
Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong dengan 6 Layanan Spesialis

Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong dengan 6 Layanan Spesialis

Senin, 27 April 2026 | 22:27

Kabar gembira bagi masyarakat Tangerang, khususnya di kawasan Gading Serpong dan sekitarnya. Damessa Family Dental Care, klinik gigi keluarga terpercaya yang telah berdiri sejak 2008, resmi mengumumkan ekspansi terbarunya dengan membuka cabang

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

KAB. TANGERANG
Ritual Usir Jin Jadi Kedok Guru Ngaji di Tangerang Rudapaksa 4 Murid Perempuan

Ritual Usir Jin Jadi Kedok Guru Ngaji di Tangerang Rudapaksa 4 Murid Perempuan

Senin, 27 April 2026 | 21:01

Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill