Connect With Us

Bandara Soekarno-Hatta Diperketat Pasca Bom Kampung Melayu

Dena Perdana | Kamis, 25 Mei 2017 | 09:00

Terminal 1, Bandara Soekarno-Hatta. (Humas Bandara Soekarmo-Hatta / istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Terjadinya ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5/2017) malam membuat aparat di Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengamanan. 

Titik fokus pengamanan yang diperketat dilakukan di tempat-tempat terbuka maupun di setiap check point penumpang dari dan menuju ke pesawat.
"Kami telah perintahkan jajaran untuk lebih intensif lagi melakukan pengawasan keamanan di seluruh area bandara, salah satunya dengan meningkatkan frekuensi patroli," kata Aviation Security, Rescue, and Fire Fighting Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta, Tommy Hadi Bawono, Kamis (25/5/2017) pagi.


Selain patroli, Tommy juga menginstruksikan jajarannya untuk memantau area rawan melalui CCTV lebih intensif. "Kami juga akan melakukan random checking kepada setiap orang atau kendaraan di area bandara yang dianggap mencurigakan," katanya.

Penambahan pengamanan di bandara turut melibatkan bantuan tambahan personel dari Polri serta TNI. Pengecekan barang dan penumpang di setiap Security Check Point (SCP) juga akan lebih diperketat dengan memeriksa setiap barang bawaan yang dianggap mencurigakan.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill