Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Jumlah penumpang dari penerbangan domestik maupun internasional di Bandara Soekarno-Hatta saat momentum arus mudik dan balik, pada periode Lebaran ini mengalami peningkatan sebesar 6 persen jika dibanding tahun 2017.
Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Erwin Revianto mengatakan, sebanyak 2,803,049 penumpang telah berangkat-datang dengan 18,545 penerbangan pada momentum mudik Lebaran 2018.
Sedangkan pada Lebaran 2017, sebanyak 2,639,911 penumpang berangkat-datang dengan 18,339 penerbangan.
"Data realisasi momen mudik Lebaran antar tahunan tersebut mengalami peningkatan tren penumpang yaitu sebesar 6,10 persen dan peningkatan penerbangan sebesar 1,12 persen," ujarnya, Kamis (21/6/2018).
Menurutnya, saat arus mudik periode 2018, peak terjadi pada H-2 menjelang Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 210,887 dan jumlah penerbangan 1,358.
Sedangkan pada arus balik Lebaran 2018, Erwin bertutur, peak terjadi pada H+4 pasca Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 211,958 orang yang dipadukan dengan jumlah penerbangan 1,398.
"Saat momen mudik Lebaran, rata-rata penumpang di Bandara Soekarno-Hatta setiap harinya mencapai 200,000," ungkapnya.
Erwin menambahkan, tren peningkatan arus mudik Lebaran hingga mencapai 6 persen tersebut disebabkan karena mudik melalui udara semakin nyaman.
"Ya mudik menggunakan pesawat sekarang sudah menjadi pilihan. Sebab, harga tiketnya ada yang terjangkau, terus aman dan nyaman. Apalagi berbagai inovasi untuk memudahkan pelayanan juga sudah diterapkan," paparnya.(RAZ/RGI)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews