Connect With Us

Oknum Avsec di Bandara Soetta Lancarkan Penyelundupan Baby Lobster

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 26 Juni 2018 | 15:14

Konferensi pers Polresta Bandara Soekarno-Hatta terhadap para pelaku penyelundupan 50.926 benih atau baby Lobster melalui Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (26/6/2018). (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Oknum Aviation Security (Avsec) maskapai Lion Air melancarkan penyelundupan 50.926 benih atau baby Lobster melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan menjelaskan, upaya penyelundupan yang terjadi pada Rabu (16/5/2018) silam tersebut bermula diluncurkan oleh PW, 41, dan DW, 42.

Para pelaku

Untuk mensukseskan penyelundupan itu, tersangka PW yang merupakan anggota Avsec dan DW yang merupakan oknum dari Lion Air dibantu tersangka CH, 38, AA, 38, dan MA, 28.

"Sekitar pukul 19.00 WIB di Terminal 2, DW yang membawa baby lobster tersebut saat dilewatkan di X-ray pertama, dikoordinaskan oleh CH yang merupakan koordinator kedua tersangka," terang Victor di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (26/6/2018).

Viktor mengatakan, dalam aksinya yang terjadi pada waktu yang sama itu sebanyak 50.926 benih Lobster telah sempat mendarat di Singapura.

"Benih lobster yang dikemas di dalam dua buah kardus sudah lolos dari Bandara Soekarno-Hatta menggunakan pesawat Lion Air JT-152 rute penerbangan menuju Singapura," katanya.

Menurutnya, DW yang merupakan oknum dari maskapai Lion Air membawa kardus berisi benih Lobster tersebut menggunakan kendaraan logistik Lion Air melalui Apron Timur.

"Benih lobster tersebut langsung dimasukan ke lambung pesawat," tutur Victor.

Penyelundupan benih Lobster ini tidak tercium oleh petugas keamanan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Sebab para tersangka sudah bekerjasama dengan oknum yang merupakan pihak keamanan.

Benih-benih tersebut, tutur Victor, memang sengaja diloloskan saat melalui pemeriksaan Xray.

Pada saat tiba di Singapura, kardus berisi baby lobster tersebut dipulangkan kembali ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan maskapai yang sama.

"Pada saat Avsec maskapai membawa ke lost and found dilakukan X-Ray oleh petugas Bea Cukai. Hasil pemeriksaan, di dalamnya diduga ada benih lobster, selanjutnya dilaporkan dan kita proses untuk penyidikan lebih lanjut," lanjut Victor.

Dari hasil pengembangan jajaran Polresta Bandara Soetta meringkus CH dan AA. Mereka terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolresta Bandara Soetta.

Sementara dari hasil penyelidikan, tersangka PW, DW dan CH harus rela mendekam di balik jeruji besi Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

"Untuk tersangka lainnya AA masih dalam pengejaran dan MA sebagai dalangnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," jelas Victor.

Dari tangan tersangka, Polisi juga turut mengamankan, satu unit mobil Daihatsu Xenia bernopol B-1346-OD sebagai alat angkut benih lobster ke lambung pesawat, satu unit mobil box Toyota Dyna B-9556-SX, dua buah handphone.

Tersangka yang sudah diamankan, terancam hukuman penjara paling lama enam tahun, sebagaimana tertera dalam UU RI No 31/2004 tentang perikanan.(RAZ/HRU)

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill