Connect With Us

Listrik di Bandara Soekarno-Hatta Padam, Penerbangan Delay

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 15 Juli 2019 | 21:01

Terminal 3 Domestik, Bandara Soekarno-Hatta. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com— Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang mengalami penundaan ( delay ), Senin (15/7/2019). Pasalnya, aliran listrik sempat padam selama 45 menit.

Peristiwa itu terjadi pukul 04.58 di area pelayanan Terminal 3.

PT. Angkasa Pura II (Persero) melalui Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional  Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa terganggunya pasokan listrik dari main power system 3 (MPS3) ke sejumlah area pelayanan di Terminal 3 itu.

"Kami menyatakan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Setelah  kurang lebih beberapa detik. Sistem backup genset mengkover dan melakukan pemulihan sampai seluruh kegiatan pelayanan operasional penerbangan kembali normal," ujarnya. 

Febri menjelaskan, fasilitas yang terganggu akibat padamnya aliran listrik itu diantaranya fasilitas check-in dan baggage handling system yang terpaksa sempat dilakukan secara manual.

Baca Juga :

Sebab, fasilitas check-in memerlukan pemulihan 10-15 menit. Sedangkan baggage handling system memerlukan _restart_sekitar 30 menit. 

Penerbangan sejumlah maskapai pun sempat tertunda.

Febri mengaku pihaknya masih menelusuri penyebab terganggunya aliran listrik dari MPS 3 itu. Yang jelas, kata dia, listrik sudah pulih kembali.

"Kondisinya kini telah normal kembali," jelasnya.

Padamnya aliran listrik di Terminal 3 dikeluhkan oleh penumpang, Bugi Sumirat, dalam akun twitternya @kangbugi mencuitkan," @AP_Airports @jokowi luar biasa #terminal3 Bandara Soetta padam listrik sudah hampir satu jam tanpa ada alternatif lain, generator misalnya. Bandara gelap gulita, air di toilet mati, termasuk ban berjalan. Sekelas terminal 3 yang internasional mengalami kejadian ini kok memalukan ya," tulisnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Diskominfo Tangsel Dorong Pemuda Hasilkan Cuan dari Konten Digital

Diskominfo Tangsel Dorong Pemuda Hasilkan Cuan dari Konten Digital

Minggu, 27 September 2026 | 21:05

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggencarkan program Pelatihan Produksi Konten Digital Pemuda untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berdaya saing.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill