Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com— Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang mengalami penundaan ( delay ), Senin (15/7/2019). Pasalnya, aliran listrik sempat padam selama 45 menit.
Peristiwa itu terjadi pukul 04.58 di area pelayanan Terminal 3.
PT. Angkasa Pura II (Persero) melalui Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa terganggunya pasokan listrik dari main power system 3 (MPS3) ke sejumlah area pelayanan di Terminal 3 itu.
"Kami menyatakan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Setelah kurang lebih beberapa detik. Sistem backup genset mengkover dan melakukan pemulihan sampai seluruh kegiatan pelayanan operasional penerbangan kembali normal," ujarnya.
Febri menjelaskan, fasilitas yang terganggu akibat padamnya aliran listrik itu diantaranya fasilitas check-in dan baggage handling system yang terpaksa sempat dilakukan secara manual.
Baca Juga :
Sebab, fasilitas check-in memerlukan pemulihan 10-15 menit. Sedangkan baggage handling system memerlukan _restart_sekitar 30 menit.
Penerbangan sejumlah maskapai pun sempat tertunda.
Febri mengaku pihaknya masih menelusuri penyebab terganggunya aliran listrik dari MPS 3 itu. Yang jelas, kata dia, listrik sudah pulih kembali.
"Kondisinya kini telah normal kembali," jelasnya.
Padamnya aliran listrik di Terminal 3 dikeluhkan oleh penumpang, Bugi Sumirat, dalam akun twitternya @kangbugi mencuitkan," @AP_Airports @jokowi luar biasa #terminal3 Bandara Soetta padam listrik sudah hampir satu jam tanpa ada alternatif lain, generator misalnya. Bandara gelap gulita, air di toilet mati, termasuk ban berjalan. Sekelas terminal 3 yang internasional mengalami kejadian ini kok memalukan ya," tulisnya.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGSidang pembacaan putusan kasus pembunuhan bos jamu, Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026 berujung ricuh.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews