Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TANGERANGNEWS.com-Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas 1 Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar skrining Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) bagi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Selain HIV/AIDS, pemeriksaan juga dilakukan untuk menindaklanjuti penyakit tidak menular (PTM).
Kepala KKP Klas 1 Soekarno-Hatta Abas Ma’ruf mengatakan, skrining yang digelar selama 10-11 Desember 2019 secara gratis di Terminal 1, 2, dan 3 tersebut untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 sekaligus Hari AIDS Sedunia 2019.
BACA JUGA:
“Skrining dibuka untuk umum dan gratis. Jadi, kita ingin menemukan penyakit-penyakit di masyarakat,” ujarnya di Terminal 2 Gate 4, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/12/2019).
Abas mengatakan, skrining ini sebagai bentuk perhatian dari KKP kepada masyarakat. Sebab, penyakit HIV yang menular ini diklaim masih terus terjadi penyebarannya di Indonesia. Lalu, proses pengobatan bagi penderita PTM seperti hipertensi, juga penting diberikan.

“Sehingga kalau ketemu (terdeteksi penyakitnya) dari awal ada tindakan berikutnya. Paling tidak ini bentuk perhatian dari kita,” ucapnya.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, kegiatan skrining HIV/AIDS dan PTM di Terminal 2 ini antusias diikuti masyarakat. Selain para petugas, tampak para penumpang juga turut serta menjalani pemeriksaan.
Abas mengatakan, hasil pemeriksaan akan diberikan kepada peserta tes beberapa waktu mendatang. Menurut dia, KKP menjaga privatisasi diagnosis HIV jika terdeteksi positif.

“Kerahasiaanya itu sangat penting. Maka, hasilnya nanti tim kami yang hubungi. Bisa saja mereka datang ke kantor kami. Kalau peserta di luar daerah maupun negara lain ada konselor,” katanya.
Abas menambahkan, KKP juga akan berkordinasi dengan Kementeriaan Kesehatan bila hasil pemeriksaan peserta positif HIV/AIDS maupun penyakit lainnya untuk ditindaklanjuti penanganannya.
“Jelas itu, kalau positif kan nanti ada penindakan lebih lanjut. lebih canggih. Jadi, mereka harus didampingi terus. ODHA (Orang dengan HIV Adis) akan diawasi terus, bersifat rahasia tetapi dia harus minum obat seumur hidup,” pungkasnya.(MRI/RGI)
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.
Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews