Connect With Us

Sandiaga Uno Rapid Tes Massal Imigran Indonesia di Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 4 Mei 2020 | 20:44

Sandiaga Uno saat memimpin relawannya dalam kegiatan rapid test massal imigran di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (4/5/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Puluhan imigran yang tiba di Indonesia menjalani rapid test massal di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (4/5/2020). Rapid test massal ini diinisiasi Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 yang dikomandoi Sandiaga Salahuddin Uno. 

"Kami berkolaborasi dan bersinergi untuk melakukan rapid test kepada para penumpang yang turun melalui Bandara Soekarno-Hatta," ujar Sandiaga, Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19. 

Menurutnya, Bandara Soekarno-Hatta ini merupakan pintu masuk yang harus dilakukan rapid test massal agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Rapid test massal ini diikuti 87 Warga Negara Indonesia (WNI), penumpang Garuda Indonesia GA-831 yang berasal dari Singapura.

Dalam rapid test massal ini, relawan menyiapkan 13 dokter dan sejumlah tenaga medis. "Rapid test ini kami khususkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI)," katanya. 

Sandiaga Uno saat memimpin relawannya dalam kegiatan rapid test massal imigran di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (4/5/2020).

Sandiaga menambahkan aksi rapid test ini kegiatan paling efektif dan strategis dalam penanggulangan serta pencegahan wabah COVID-19. Dia berharap rapid test massal ini dapat membatasi dan mencegah penularan virus Corona.

"Karena pelabuhan udara ini adalah gerbang pertama masyarakat dari luar negeri yang berpergian dan harus menjadi prioritas rapid test ini," papar Sandiaga.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Soekarno-Hatta Anas Maruf menambahkan saat ini seluruh pintu masuk ke Indonesia telah dilakukan pengawasan yang ketat terkait kedatangan seluruh WNI dari luar negeri. Sehingga, seluruh WNI yang masuk ke Indonesia tidak membawa wabah COVID-19. 

Menurutnya, pencegahan wabah COVID-19 ini harus dengan kolaborasi semua pihak, termasuk Kementerian Kesehatan, PT Angkasa Pura (II) dan Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19.

"Intinya, kita harus berkolaborasi untuk bisa mencegah penyebaran COVID-19 masuk ke tanah air. Kami sangat apresiasi rapid test massal yang digelar Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 ini. Kami yakin dengan kolaborasi, maka wabah ini bisa segera teratasi," jelasnya. (RMI/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

KAB. TANGERANG
Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:21

Suasana duka masih menyelimuti kediaman ATP, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dibegal saat tengah beristirahat di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill