Connect With Us

Ronaldinho Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Dijemput Raffi Ahmad

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 24 Juni 2022 | 18:44

Raffi Ahmad saat menjemput pesepakbola dunia, Ronaldinho tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pesepakbola dunia, Ronaldinho tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, dijumput langsung oleh artis Raffi Ahmad, Jumat 24 Juni 2022.

Kedatangan eks bintang Barcelona ini diketahui untuk menghadiri acara peluncuran jersey Rans FC dan berlaga di Malang.

Pesepakbola asal Brazil itu menumpang pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK 356, mendarat di Indonesia sekitar pukul 15.33 WIB.

Sebelum keluar dari Terminal 3 Bandara Soetta, bos Rans FC yakni Raffi Ahmad dan Rudy Salim, tiba terlebih dulu untuk menyambut Ronaldinho.

Saat tiba, Ronaldinho langsung disambut dengan rangkaian bunga. Raffi Ahmad dan tim pun langsung menggiringnya ke mobil, untuk dibawa ke hotel.

"Kasihan capek perjalanan jauh, biar istirahat dulu di hotel. Baru nanti malam ada agenda lagi ya," ujarnya.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill