Connect With Us

Viral Oknum Sopir Taksi Liar Bandara Soetta Tembak Harga Rp900 Ribu, Polisi Telusuri Pelaku 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 25 Mei 2023 | 11:57

Tangkapan layar Feli Zulhendri menceritakan pengalamannya ditembak harga Rp900 ribu oleh oknum sopir taksi di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Beredar video yang memperlihatkan curhatan seorang pria yang mengalami pengalaman tak mengenakkan saat menggunakan jasa transportasi taksi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

Dalam video yang diunggah akun @feli.zulhendri, peristiwa itu ia alami saat berada di Terminal 3 Bandara Soetta. Ia mengaku sebelumnya belum pernah mengalami hal tersebut di Terminal 1 maupun 2.

"Jadi teman-teman hati-hati dengan orang yang seakan-akan sales taksi resmi. Hati-hati dengan mereka kalau mereka bukan dari konter resmi jangan naik," ujar Feli dikutip pada Kamis, 25 Mei 2023.

Feli menjelaskan, saat itu ia ditawari oleh seorang sales di Terminal 3 Bandara Soetta tanpa menyebutkan harga dan memintanya untuk langsung membayar kepada sopir taksi yang menjadi rekan dari sales tersebut.

"Oke, ya standar dong  ke Jakarta dari Bandara Soekarno-Hatta itu Rp350 ribu kadang Rp400 ribu tergantung macetnya," kata Feli yang mengaku sudah sering menggunakan jasa transportasi taksi.

Kecurigaan bermula ketika di tengah jalan sopir taksi tersebut tiba-tiba mengganti pelat nomor kendaraanya agar bisa masuk ke jalur ganjil genap. Padahal, taksi resmi dapat langsung melalui jalur ganjil genap.

"Begitu sampai di tempat tujuan, dia tagih gue Rp900 ribu. Untungnya gue udah sering naik taksi ke Jakarta dari Soekarno-Hatta, jadi gue tahu harga normal," ucap Feli.

Merasa ditipu, Feli mempertanyakan harga yang dipatok oleh sopir taksi itu tidak seperti harga normal pada umumnya. Bahkan, Feli menantang untuk menghubungi sales dari sopir tersebut, namun tidak ada jawaban.

"Untungnya gue galakin balik, dan akhirnya gue cuma bayar Rp400 ribu, gue ancam fotoin orangnya, nomor salesnya," terang Feli.

Melansir dari inews.di,  Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Reza Fahlevi mengatakan, pihaknya telah melakukan penelusuran terkait dua oknum sales dan sopir yang mematok harga Rp900 tersebut. 

"Polresta Bandara Soekarno-Hatta menyikap viralnya video dari konten kreator tersebut dengan respons cepat," katanya. 

Dari hasil penelusuran ditemukan terduga pelaku berinisial HS, sales taksi di Terminal 3 Bandara Soetta, dan RS sopir taksi yang menagih bayaran Rp900 ribu tanpa perjanjian di awal.

Meski begitu, Feli selaku korban belum membuat laporan ke pihak kepolisian. Tetapi, Polresta Bandara memastikan akan menindaklanjuti keluhan tersebut.

"Saudara Feli belum membuat laporan resmi, tapi kami tetap telusuri untuk penertiban terhadap sales taksi tak terdaftar," tandasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Alam Sutera Kenalkan AGNA, Tipe Hunian Terbaru The Gramercy yang Tawarkan Konsep Luxury Living

Alam Sutera Kenalkan AGNA, Tipe Hunian Terbaru The Gramercy yang Tawarkan Konsep Luxury Living

Selasa, 1 September 2026 | 20:10

The Gramercy by Alam Sutera kembali menambah pilihan hunian premium dengan memperkenalkan AGNA, tipe terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan gaya hidup modern.

SPORT
Abdul Kadir Karding Terpilih Aklamasi Ketua Umum PB Perbasasi 

Abdul Kadir Karding Terpilih Aklamasi Ketua Umum PB Perbasasi 

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:59

Abdul Kadir Karding resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB Perbasasi 2026.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill