Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com- Beredar video yang memperlihatkan curhatan seorang pria yang mengalami pengalaman tak mengenakkan saat menggunakan jasa transportasi taksi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.
Dalam video yang diunggah akun @feli.zulhendri, peristiwa itu ia alami saat berada di Terminal 3 Bandara Soetta. Ia mengaku sebelumnya belum pernah mengalami hal tersebut di Terminal 1 maupun 2.
"Jadi teman-teman hati-hati dengan orang yang seakan-akan sales taksi resmi. Hati-hati dengan mereka kalau mereka bukan dari konter resmi jangan naik," ujar Feli dikutip pada Kamis, 25 Mei 2023.
Feli menjelaskan, saat itu ia ditawari oleh seorang sales di Terminal 3 Bandara Soetta tanpa menyebutkan harga dan memintanya untuk langsung membayar kepada sopir taksi yang menjadi rekan dari sales tersebut.
"Oke, ya standar dong ke Jakarta dari Bandara Soekarno-Hatta itu Rp350 ribu kadang Rp400 ribu tergantung macetnya," kata Feli yang mengaku sudah sering menggunakan jasa transportasi taksi.
Kecurigaan bermula ketika di tengah jalan sopir taksi tersebut tiba-tiba mengganti pelat nomor kendaraanya agar bisa masuk ke jalur ganjil genap. Padahal, taksi resmi dapat langsung melalui jalur ganjil genap.
"Begitu sampai di tempat tujuan, dia tagih gue Rp900 ribu. Untungnya gue udah sering naik taksi ke Jakarta dari Soekarno-Hatta, jadi gue tahu harga normal," ucap Feli.
Merasa ditipu, Feli mempertanyakan harga yang dipatok oleh sopir taksi itu tidak seperti harga normal pada umumnya. Bahkan, Feli menantang untuk menghubungi sales dari sopir tersebut, namun tidak ada jawaban.
"Untungnya gue galakin balik, dan akhirnya gue cuma bayar Rp400 ribu, gue ancam fotoin orangnya, nomor salesnya," terang Feli.
Melansir dari inews.di, Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Reza Fahlevi mengatakan, pihaknya telah melakukan penelusuran terkait dua oknum sales dan sopir yang mematok harga Rp900 tersebut.
"Polresta Bandara Soekarno-Hatta menyikap viralnya video dari konten kreator tersebut dengan respons cepat," katanya.
Dari hasil penelusuran ditemukan terduga pelaku berinisial HS, sales taksi di Terminal 3 Bandara Soetta, dan RS sopir taksi yang menagih bayaran Rp900 ribu tanpa perjanjian di awal.
Meski begitu, Feli selaku korban belum membuat laporan ke pihak kepolisian. Tetapi, Polresta Bandara memastikan akan menindaklanjuti keluhan tersebut.
"Saudara Feli belum membuat laporan resmi, tapi kami tetap telusuri untuk penertiban terhadap sales taksi tak terdaftar," tandasnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGTANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen
Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews