Connect With Us

Koper Berisi Benih Lobster Senilai Rp26,5 Miliar Gagal Diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 6 September 2023 | 21:33

Barang bukti koper berisi 174 ribu benih lobster senilai Rp26,5 miliar yang digagalkan diselundupkan ke Singapura lewat Bandara Soekarno-Hatta, Rabu, 6 September 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANERANGNEWS.com-Sebanyak empat koper milik penumpang pesawat diamankan oleh petugas Bea dan Cukai Soekarno-Hatta di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). 

Koper berisi sebanyak 174 ribu benih lobster senilai kurang lebih Rp26,5 miliar tersebut, rencananya akan diselundupkan ke Singapura, pada Rabu, 6 September 2023.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo mengungkapkan, penindakan tersebut bermula dari adanya informasi tentang dugaan ekspor ilegal benih bening lobster (BBL), dengan modus dibawa melalui barang bawaan penumpang.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim gabungan Bea Cukai bersama BBKIPM Jakarta I.

"Tim gabungan mencurigai penumpang berinisial PA dan ZI asal Jakarta, yang akan melakukan perjalanan ke Singapura, melalui rute penerbangan CGK – SIN dengan maskapai Scoot Tigerair TR 277," ungkap Gatot di Terminal Kargo Bandara Soetta, Tangerang, Kamis 7 September 2023.

Selanjutnya, tim melakukan pengawasan atas bagasi dan pengamatan di area keberangkatan Terminal 2F.

Mengetahui dirinya telah diawasi oleh petugas, PA dan ZI diduga meninggalkan kawasan Terminal 2 dan mengurungkan niatnya terbang ke Singapura.

“Sampai proses boarding selesai pukul 12.20 WIB, penumpang PA dan ZI diketahui tidak melakukan boarding ke pesawat TR 277 dan tidak melakukan pembatalan penerbangan," ujar Gatot.

Lebih lanjut Gatot menjelaskan, bersamaan dengan pengamanan bagasi PA dan ZI, tim menemukan adanya 2 bagasi identik dengan milik kedua pelaku yang diketahui adalah milik YF. 

Selanjutnya, petugas melakukan pengamanan dan pemindaian X-ray atas dua bagasi identik tersebut.

Dari pemeriksaan, didapati empat koper tersebut berisi berisi 109 bungkus dengan total 174.000 ekor benih bening lobster.

"Rinciannya 100 bungkus berisikan 165.000 ekor benih lobster jenis pasir dan 9 bungkus berisikan 9.000 benih lobster jenis mutiara," terang Gatot. 

Ketiga terduga pelaku kini dalam kejaran petugas gabungan. Sementara benih lobster tersebut rencananya dilepasliarkan di Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PSPL) Serang.

Kepala Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BBKIPM) Jakarta I, Heri Yuwono menambahkan bahwa negara tujuan penyelundupan benih bening lobster tersebut adalah Vietnam.

"Tujuan akhirnya adalah Vietnam. Singapura hanya sebagai tempat transit saja. Hal ini karena penerbangan langsung dari Jakarta ke Vietnam tidak banyak," tutur Heri.

NASIONAL
Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Kamis, 10 September 2026 | 17:09

Pemerintah tengah menyiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui rekening bank yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill