Connect With Us

Modus Baru Penyelundupan Narkoba di Banten, Sabu Disembunyikan dalam Kabel Charger Hp

Tim TangerangNews.com | Jumat, 20 Mei 2022 | 20:24

Polda Banten menggelar ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. (@TangerangNews / Tribunbanten)

TANGERANGNEWS.com–Polda Banten menggelar ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dengan modus baru, yaitu pelaku menyembunyikan dalam kabel charger handphone (Hp).

Dalam perkara ini, disebutkan Kabidhumas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga di Mapolda Banten, Jumat 20 Mei 2022, Ditresnarkoba Polda Banten telah menerima penyerahan tiga orang yaitu DL, 39, IW, 35, dan SD, 50, dari Kalapas Cilegon pada Selasa 17 Mei 2022 sekitar pukul 10.00 WIB.

Ketiga orang tersebut diduga keras melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba dengan temuan satu unit charger Hp warna putih yang hendak dibawa masuk ke dalam Lapas, namun setelah dibuka kabelnya ternyata terdapat kertas coklat membungkus plastik kecil berisi narkoba jenis sabu-sabu.

"Pascapenyerahan tiga orang tersebut, penyidik Ditresnarkoba Polda Banten melakukan pemeriksaan secara instensif, tidak hanya kepada tiga orang yang diserahkan, namun juga kepada pihak lain terkait temuan sabu-sabu pada charger HP tersebut," kata Shinto seperti dilansir dari Antara.

Sebelumnya, Penyidik Ditresnarkoba Polda Banten telah melakukan gelar perkara pada Kamis 19 Mei 2022 pukul 14.00 WIB untuk menguji fakta-fakta hukum yang telah dikumpulkan dalam tiga hari pemeriksaan dan telah menetapkan status DL, 39, dan KT, 39, keduanya warga binaan kasus narkoba pada Lapas Cilegon menjadi tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang disimpan dalam charger Hp.

Shinto menyebutkan, KT ditangkap Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada 2019 dengan barang bukti 900 gram sabu di Serang, Banten dan telah dapat putusan pada 13 Februari 2020 dengan vonis 12 tahun penjara. “Sedangkan DL ditangkap Polres Cilegon pada 2021 dengan barang bukti 0,3gr sabu serta putusan pada Maret 2022 dengan vonis 18 bulan penjara," ujarnya.

Dilihat dari modusnya, ungkap Shinto, upaya penyelundupan sabu dalam charger Hp menjadi modus baru yang terungkap berkat ketelitian dari petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) Lapas Cilegon atas nama Dwi Prawiradijaya, 23.

"Polda Banten mengapresiasi DWI PRAWIRADIJAYA atas kedisiplinan menjalankan SOP di P2U Lapas Cilegon sehingga berhasil mengungkap modus baru penyelundupan narkoba oleh warga binaan dengan memanfaatkan pihak luar," tutur Shinto.

Selanjutnya Shinto menjelaskan kronologi kejadian, yaitu berawal pada Selasa 17 Mei 2022 sekitar 10.00 WIB, petugas Lapas Cilegon mengamankan IW, 35, honorer pada kantor Kejaksaan Negeri Cilegon karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu yang dimasukkan ke dalam charger HP berwarna putih.

Saat diinterogasi, IW menyebut charger Hp tersebut titipan SD , 50, pegawai negeri pada Kantor Kejaksaan Negeri Cilegon. IW mengaku tidak mengetahui bahwa charger Hp tersebut berisi narkoba.

SD kemudian dipanggil ke Lapas Cilegon, lalu diinterogasi, SD membenarkan telah menitip charger Hp ke IW karena diminta oleh DL, 39, seorang narapidana kasus narkoba pada Lapas Cilegon.

Pascainterogasi SD, Kalapas Cilegon koordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Banten dan menyerahkan SD, IW, dan DL kepada penyidik Ditresnarkoba Polda Banten.

"Diketahui sabu dalam charger Hp dipesan oleh DL kepada KT pada Minggu 15 Mei 2022 malam sebanyak 5 gram dengan harga Rp4,5jt. KT pesan ke AP (DPO) dan DP minta bantuan SD untuk menerima barang, tidak hanya charger HP namun baju-baju milik DL," terang Shinto.

Lalu, SD menerima telepon anonim untuk mengantar paket pada Senin 16 Mei 2022, namun karena hari libur, SD menyampaikan agar barang dititip ke sekuriti di Kejari Cilegon.

"SD terima paket dari sekuriti berupa charger Hp serta baju DL dan SD kemudian meminta IW membawa charger Hp untuk diberikan kepada DL, namun baru diketahui pascageledah di P2U bahwa isi charger Hp adalah sabu," sambung Shinto.

Terhadap SD dan IW, penyidik telah melakukan tes urine dengan hasil negatif dan juga tes terhadap DL dan KT, hasilnya positif. Penyidik telah melakukan penyitaan terhadap satu unit charger Hp warna putih dan satu paket narkoba berisi sabu seberat 3,16 gram.

Shinto menambahkan, terhadap tersangka DL dan KT, penyidik menerapkan pasal 114 subsider Pasal 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Memiliki, Menyimpan, Menjual, Membeli dan Menerima Narkoba Golongan 1 dengan ancaman pidana minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara dan ada pemberatan karena status DL dan KT adalah residivis pada perkara yang sama.

BANDARA
Dua WNA Tiongkok Baku Hantam hingga Bikin Geger di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Dua WNA Tiongkok Baku Hantam hingga Bikin Geger di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:17

Area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mendadak geger setelah terjadi keributan yang melibatkan sesama penumpang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok pada Senin, 15 Juni 2026.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

NASIONAL
Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:22

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana melakukan penyesuaian atau refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Salah satu yang akan dikaji adalah penerima manfaat agar program tersebut lebih tepat sasaran.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill