Connect With Us

3 Buron Judol Komdigi Dibekuk di Bandara Soetta, Disita Berbagai Mata Uang Senilai Rp600 Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 November 2024 | 21:07

Polda Metro Jaya menangkap 3 buron kasus judi online Komdigi di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Sabtu 16 November 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tiga buronan kasus judi online (judol) yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ditangkap aparat Polda Metro jaya, saat tiba di Bandara Soekarna-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Sabtu 16 November 2024.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra menjelaskan ketiga tersangka yang ditangkap tersebut berinisial B, BK dan HF.

"Pada hari ini, terdapat 3 orang DPO yang berhasil diamankan. Dengan demikian, secara total kami telah menangkap 22 orang tersangka," ungkapnya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Adapun peran ketiga tersangka ini, yakni mengelola ribuan situs judol agar tidak terblokir. Mereka adalah masyarakat sipil yang merupakan satu jaringan dengan tersangka HE.

HE, merupakan bandar atau pemilik situs judi online yang bernama Keris123.

"Dari tangan para tersangka kami telah menyita berbagai barang bukti, di antaraya 3 unit HP, 3 buah kartu ATM dan uang tunai dalam berbagai mata uang senilai Rp600 juta," jelas Wira.

Menurutnya, saat ini ketiga tersangka akan dilakukan pemeriksaan mendalam oleh penyidik.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill