Connect With Us

WNI Buron Judi Online W88 Ditangkap di Filipina

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 22 November 2024 | 14:52

Tersangka HS alias Aan manajer judi online W88 ditangkap dan dipulangkan dari Filipina ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta, Jumat 22 November 2024, dini hari. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Warga negara Indonesia (WNI) buronan kasus judi online W88 yang kabur ke Filipina ditangkap aparat Bareskrim Polri.

Tersangka berinisial HS alias Aan langsung dipulangkan ke Indonesia dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Jumat 22 November 2024, dini hari.

Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Jefri Dian Juniarta menjelaskan keberadaan HS diketahui setelah setelah dilakukan pencarian dengan berkoordinasi bersama Kepolisian Filipina, Imigrasi, dan Presidensial Anti-Organized Crime Commission Filipina.

“Kami berhasil menjemput HS alias Aan. Kami menetapkan tersangka dan DPO yang akhirnya diketahui berada di Filipina,” ujarnya saat konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta.

Jefri mengatakan HA merupakan manager regional khusus Indonesia dari manajemen W88. Dari penyidikan sebelumnya, diketahui jaringan ini perputaran uangnya mencapai Rp1 triliun dalam 3 bulan. 

"Tersangka Aan sendiri merupakan pihak yang mengumpulkan dan menerima melalui rekening setoran,” jelasnya.

Melalui penangkapan HS ini, menegaskan komitmen Polri dalam memberantas kejahatan siber, terutama judi online. "Ini adalah langkah penting dalam upaya pemberantasan kejahatan siber," tegas Jefri.

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill