Connect With Us

Modus Baru, 18,5 Kg Sabu Berbentuk Talenan Diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:25

Penyelundupan sabu-sabu yang dicetak berbentuk talenan digagalkan petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Kamis 21 Agustus 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang dicetak dalam bentuk talenan dapur atau alas untuk memotong sayuran, daging, bumbu dapur.

"Jadi ini memang modus baru, memang diharapkan tidak ketahuan petugas karena talenan biasanya untuk peralatan memasak, tapi ternyata bisa dijadikan modus penyelundupan narkotika," ujar Kepala KPU Tipe C Bea Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, Kamis 21 Agustus 2025.

Sabu berbentuk talenan itu diketahui berkat kecurigaan petugas terhadap koper saat dilakukan pemeriksaan XRay. Saat itu, terdapat penebalan pada dinding koper. 

"Koper tersebut dilaporkan berisi obat-obatan, yakni Empaglifozin 10 mg tablet oral dan Spironolactone 25 mg yang keduanya merupakan obat diabetes dan hipertensi," jelas Gatot.

Petugas pun lantas melakukan pemeriksaan mendalam terhadap koper tersebut, dengan melakukan pembongkaran dan ditemukan kristal bening yang dimasukan ke dalam dinding koper. 

"Lalu, petugas juga menemukan 7 buah talenan berwarna-warni dan saat dilakukan uji sampel terhadap kristal bening dan talenan tersebut positif Methampetamine atau sabu dengan total berat 18.556 gram (18,5 Kg)," kata Gatot.

Usai menemukan sabu, petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta pun lantas melakukan controlled delivery bersama Subdit II Dittipid Narkoba Bareskrim Polri, dan Ditektorat Interdiksi Narkotika Kantor Pusat Bea Cukai. 

"Hasilnya, seorang warga negara Indonesia berinisial H sebagai pemilik akhir barang berhasil diamankan dan dibawa ke Bareksrim Polri untuk diproses lebih lanjut," tutur Gatot.

Selain itu, petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta juga mengamankan dua penumpang Malindo Air asal Malaysia tujuan Jakarta yang terindikasi membawa New Pshycoactive Substances (NPS) jenis Ketamine.

Kemudian, tim lapangan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kedua penumpang tersebut.

"Hasilnya, didapati koper berisi pakaian dan minuman kemasan yang saat dibuka terdapat serbuk berwarna putih dan hitam yang positif mengandung Ketamine," jelas Gatot.

Disaat yang bersamaan, di Terminal 3 kedatangan internasional juga didapati seorang penumpang yang juga warga negara Malaysia mendarat dengan Malaysia Airlines berinisial GK.

Di dalam kopernya terdapat anomali barang bawaan penumpang. Saat diperiksa, ditemukan pula 2 jenis kemasan minuman yang sama.

"Saat dilakukan pengujian juga positif mengandung Ketamine, dengan berat 4.030,46 gram," jelasnya.

Pihaknya pun melakukan controlled delivery untuk menemukan para komplotan penyelundupan tersebut.

"Berhasil diamankan 5 orang yakni OSA, TSH, GK yang merupakan WN Malaysia, lalu BH WN Indonesia, dan CH yang merupakan wanita WN China," jelasnya.

Para tersangka, dijerat dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup dan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan.

SPORT
Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dari 12-28 Juni, Catat Tanggalnya!

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026 dari 12-28 Juni, Catat Tanggalnya!

Jumat, 12 Juni 2026 | 04:49

Piala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill