Connect With Us

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Barang bukti penyelundupan MDMA bahan baku ekstasi yang berhasil diungkap Bea Cukai dan Polresta Bandara Soekarno-Hatta. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

Penggunaan bentuk bubuk ini diduga kuat merupakan strategi jaringan narkoba untuk mempermudah proses pencetakan menjadi butiran ekstasi setelah barang tersebut berhasil melewati pemeriksaan bandara.

"Ada indikasi kuat bahwa jika barang ini lolos, bubuk MDMA tersebut akan dicetak menjadi butiran ekstasi di wilayah Indonesia, mengingat jumlahnya yang mencapai hampir 2 kilogram," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan saat konferensi pers, Jumat 27 Maret 2026.

Menurut Hengky, MDMA yang disembunyikan di balik dinding koper milik pelaku, tidak dibawa dalam bentuk butiran agar lebih sulit terdeteksi oleh mesin X-ray. Apalagi ada tambahan lapisan aluminium foil pada dinding koper tersebut.

"Kalau dibawa dalam bentuk ekstasi jad sudah pasti terdeteksi. Mereka berupaya agar tidak ketahuan, jadi bawa salah satu bahan bakunya, selanjutnya akan diproduksi di sini," pungkasnya.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa potensi adanya lab atau pabrik ekstasi sangat mungkin terjadi mengingat MDMA yang diselundupkan masih berupa bahan dasar yang siap cetak.

"Saat ini, kami tengah melakukan pengembangan intensif untuk melacak lokasi yang direncanakan sebagai tempat pengolahan bahan baku tersebut," tegas Hengky.

CJ sendiri berhasil ditangkap petugas ketika ia tiba di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta melalui penerbangan rute Kamboja-Jakarta H-1 Lebaran, Jumat 20 Maret 2026.

Kecurigaan petugas bermula saat memeriksa koper bawaan pelaku. Setelah dilakukan pembongkaran secara mendalam, ditemukan serbuk narkotika golongan 1 jenis MDMA seberat 1.915 gram.

Atas temuan ini, Bea Cukai bekerja sama dengan Polres Bandara Soekarno-Hatta melakukan controlled delivery kepada penerima barang tersebut. Hasilnya, petugas berhasil meringkus satu lagi WN Cina di sebuah hotel di Jakarta.

"Kami telah identitas satu orang DPO yang juga warga Cina yang diduga kuat sebagai pemilik barang narkotika ini," pungkasnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Periode Mudik Lebaran 2026, Total 2,3 Juta Kendaraan Melintas di Tol Tangerang-Merak

Periode Mudik Lebaran 2026, Total 2,3 Juta Kendaraan Melintas di Tol Tangerang-Merak

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:51

PT Astra Infra Tol Road Tangerang-Merak mencatat sebanyak 2.371.042 Kendaraan yang melintas di jalur tersebut selama masa mudik Lebaran 2026.‎

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

NASIONAL
Harga Pertalite Diprediksi Naik Jadi Rp11.500 per Liter, Ini Hitungan Beban APBN

Harga Pertalite Diprediksi Naik Jadi Rp11.500 per Liter, Ini Hitungan Beban APBN

Jumat, 27 Maret 2026 | 19:02

Harga BBM subsidi jenis Pertalite diperkirakan berpotensi naik menjadi Rp11.500 per liter. Proyeksi itu muncul di tengah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill